Sidang Agung Gereja Katolik Indonesia (SAGKI) 2025 menegaskan panggilan Gereja Indonesia untuk hidup semakin sinodal, misioner dan menjadi pembawa damai di tengah perubahan zaman.
Perayaan ini menutup masa Natal dan Epifani dengan sebuah pewahyuan yang sangat mendalam. Liturgi hari ini seakan dibingkai oleh satu ajakan sederhana namun kuat: “Lihatlah.” Dalam hidup sehari-hari, ketika seseorang berkata, “Lihatlah dia,” biasanya ia tidak sedang memberi teori, melainkan menunjuk pada seorang teladan hidup. Kita diajak belajar bukan dari kata-kata, tetapi dari pribadi.