Grand Launching BIDUK KAM

105
Mgr. Kornelius Sipayung, Biduk KAJ, dan Para Pastor Paroki Keuskupan Agung Medan

Medan, Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung OFM Cap, Sabtu (8 Februari 2020), meresmikan peluncuran Basis Integrasi Data Umat Keuskupan Agung Medan (BIDUK KAM). Acara grand launching di hall Catholic Center KAM, dihadiri Imam dan personil pengisian data BIDUK KAM dari masing-masing paroki.

Dalam misa pembuka, Mgr. Kornelius mengaku terilhami dengan nats Bacaan Pertama dan Injil hari ini. “Dalam bacaan pertama, kita mendengar doa Raja Salomo yang akan menggantikan tahta ayahnya, Raja Daud. Salomo meminta agar diberi anugerah hati yang paham memilah hal yang baik dan yang jahat. Ini lah kemampuan yang hendaknya dimiliki pemimpin. Termasuk pemimpin di gereja,” ujarnya di sesi homili.

“Sementara dalam Injil, kita mendengar bagaimana Yesus mengajak murid-muridnya ke tempat yang hening. Untuk berdoa, untuk menimba kekuatan dari Allah. Agar memiliki hati yang paham membedakan hal yang baik dan buruk. Inilah yang menggerakkan hatinya untuk berbelas kasih dalam melayani.”

Mgr. Kornelius menyampaikan, karya BIDUK KAM diilhami dari sabda Tuhan: “Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku. Aku mengenal mereka, dan mereka mengikuti Aku.” “Gembala mengenal domba-domba. BIDUK KAM ini adalah sarana untuk mendukung gembala dalam mengenal para umat. KAJ mendukung kita dalam upaya mulia ini. Agar para gembala bukan hanya mengenal, tapi bincang-bincang. Sarana untuk mengenal domba-domba,” dia menjelaskan.

Mgr. Kornelius Sipayung foto bersama dengan para Admin BIDUK KAM

Bapa Uskup berharap, agar para gembala atau Imam di KAM mengenal para domba-domba (umat). “Supaya jangan ada yang hilang. Jika ada umat yang hilang, jangan dibiarkan. Marilah meneladani Yesus yang terus mencari domba-domba-Nya,” seraya mendorong para Imam dan personil input data BIDUK KAM dapat merampungkan pendataan pada Mei 2020 mendatang.

Pimpinan Tim BIDUK Keuskupan Agung Jakarta (KAJ), RD. Vincentius Adi Prasojo memberi apresiasi dan terima kasih atas dukungan Mgr. Kornelius dan Kuria KAM, atas kemajuan dalam pendataan di keuskupan ini.

“Perlu bapak ibu ketahui, bahwa dalam tahun ini, BIDUK akan ‘berlayar’ ke Keuskupan Tanjung Karang, Makassar, Maumere, Ende dan Ruteng,” ujar Romo Adi. “Akhir kata. Selamat bertekun. Terima kasih untuk kerjasamanya. Mauliate godang.”

 

(Ananta Bangun)