Rabu, September 9, 2026
Lainnya
    BerandaKomisiKomisi Kepemudaan

    Komisi Kepemudaan

    Gedung Catholic Center Christosophia, Lantai 3, Jl. Mataram No.21, Kel. Petisah Hulu, Kec. Medan Baru, Kota Medan 20153, Sumatera Utara – Indonesia
    0812-6536-0145
    RP. Theodorus Goli Ruing, OCD
    Emika F. Barus (Pegawai KAM - Komisi Kepemudaan)
    Komisi Kepemudaan KAM
    @komkep.kam

    SURAT KEPUTUSAN USKUP KEUSKUPAN AGUNG MEDAN
    Nomor:623/KOMKEP/KA/VII/’26

    A. Badan Pengurus Harian

    1. Ketua : RP. Theodorus Goli Ruing OCD ex officio Ketua Komkep KAM
    2. Wakil Ketua : RD. Shan Efran Sinaga
    3. Sekretaris : Megaria Tampubolon
    4. Bendahara : Veronika Sitanggang

    B. Bidang-Bidang

    1. Bidang Kaderisasi dan Pembinaan : Paulinus Tibo
    2. Bidang Pewartaan : Elvina Simanjuntak
    3. Bidang Komunikasi dan Media : Anne Griselda Manullang
    4. Bidang Persaudaraan : Andreas Corsini Putut Lingga

    Menugaskan Badan Pengurus Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Medan untuk memikirkan, merencanakan, pembinaan Orang Muda Katolik yang semakin berkualitas, sehingga menghasilkan kader yang baik sebagai generasi Gereja dan Bangsa dalam koordinasi dan kerja sama dengan komisi lainnya

    Surat Keputusan ini berlaku sejak 17 Juli 2026 berlaku seiring dengan Surat Keputusan Uskup Keuskupan Agung Medan Nomor:204/ KOMKEP/KA/III/’24, 27 Maret 2024 dan Nomor:61/KOMKEP/ KA/I/’25, 31 Januari 2025 sampai dengan 30 Maret 2029, dan/atau berlaku terus sampai ada keputusan lain dari Uskup Keuskupan Agung Medan, yang dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai dengan kebutuhan pastoral.

    Sejak 1965 perhatian kepada jemaat khususnya kaum muda sangatlah banyak. Sejak dibentuknya Panitia, Panitialah yang membawahi segala bentuk ormas yang berkaitan dengan kepemudaan, baik itu PMKRI atau Pemuda Katolik, bahkan sampai MUDIKA sekalipun. Sampai pada akhirnya dibuatlah kursus-kursus pengkaderan ke paroki-paroki guna mendidik kaum muda untuk bisa berorganisasi dalam bidang kepemudaan. Hal ini terbukti dengan diberikannya kursus mengenai dokumen "Pacem in Terris" dan "Mater et Magistra" bagi kaum muda di paroki-paroki. Ketua pertama dari panitia untuk kaum muda ini adalah P. Idesblad Domen, OFMCap yang kemudian lebih dikenal dengan nama Komisi Kepemudaan.

    Pada tanggal 10 Desember 1968, P. Domen menghadiri Kongres Pemuda Katolik Se-Indonesia yang berlanjut dengan dibukanya Pusat Kaum Muda di Pematangsiantar tahun 1970 dan 1971 yang kemudian aktif digunakan secara intesif. Bahkan, pada waktu itu telah terbit sebuah majalah berjudul "Pertemuan" yang dipimpin langsung oleh P. Josue Steiner, OFMCap yang kemudian tidak diterbitkan lagi karena suatu hal. Hasil dari dibentuknya komisi ini adalah dengan diadakannya suatu program yaitu "Mgr. Cup" yang rencananya diadakan sekali dalam dua tahun. Tetapi setelah adanya tiga kali penyelenggaraan program ini banyak timbul kekecewaan, dimana program tersebut tidak berhasil membangun kembali hubungan antar kaum muda dibandingkan dengan kerja keras serta upaya agar program ini dapat berlangsung. Sehingga pihak Komisi Kepemudaan sendiri mengusulkan agar Mgr. Cup IV tidak perlu dilaksanakan lagi dikarenakan hal tersebut. Dan Coetus menyerahkan keputusan mengenai hal itu kepada komisi sendiri.

    Disamping itu seiring berjalannya waktu, Komisi Kepemudaan sadar betul akan pembinaan rohani bagi kaum muda. Ditambah lagi dengan banyaknya kelompok kaum muda yang semakin banyak muncul, sehingga pada tahun 1990 terbentuklah yang dinamakan Tim Pastoral Mahasiswa KAM (TPM). Pada awalnya tim ini terbentuk untuk pembinaan mahasiswa-mahasiswa yang sedang baru menyelesaikan studinya. Namun tujuan awal tersebut berubah dengan adanya sekelompok mahasiswa yang tidak mau masuk ke dalam ormas berbau politik seperti PMKRI dan juga tidak mau ikut bergabung ke dalam MUDIKA. Dan pada tanggal 21 Oktober 1990 dilaksanakan pertemuan mahasiswa Katolik se-Kotamadya Medan yang dihadiri sekitar 500 mahasiswa-mahasiswa di Aula St. Thomas guna membahas masalah tersebut. Dan banyak TPM melakukan kegiatan yang berbau ceramah dan juga perayaan ekaristi pada pekan ketiga setiap bulan.

    Artikel sebelumnya
    Artikel selanjutnya
    Artikel Terkait

    KARYA PENDIDIKAN

    JADWAL USKUP & VIKJEN

    KALENDER LITURGI