Rabu, Juni 26, 2024
More
    BerandaParokiParoki Banda Aceh

    Paroki Banda Aceh

    Pelindung

    :

    Hati Kudus Yesus

    Buku Paroki

    :

    Sejak 1 Januari 1946. Sebelumnya hilang

    Alamat

    :

    Jl. Jend. Ahmad Yani 2, Kotak Pos 33, Kec. Kuta Alam, Banda Aceh – 23001

    Telp.

    :

    0651 – 21205

    Email

    :

    parokihatikudus@yahoo.co.id

    Jumlah Umat

    :

    231 KK / 772 jiwa 
    (data Biduk per 05/02/2024)

    Jumlah Stasi

    :

    4

    01. Lhokseumawe
    04. Takengon
    02. Meulaboh

    03. Sabang

    RP. Gerardus Mayela Antoin Knaofmone, OCD

    28.08.'79

    Parochus

    RP. Budi Allen A. Y. Ratag, OCD

    14.08.'92

    Vikaris Parokial

    RP. Agustinus Padang, OCD

    15.08.'92

    Vikaris Parokial

    Sejarah Paroki Hati Kudus Yesus Banda Aceh

    A. Pendahuluan (klik untuk membaca)

    Gereja Katolik hadir di tengah masyarakat dengan situasinya yang unik, kehadiran gereja Katolik di wilayah Aceh tidak terlepas dari perjalanan sejarah yang unik pula. Kekatolikan sudah sangat lama masuk ke bumi Aceh yakni sejak tahun 1938 yang dibawa oleh Beato Dionisius OCD dan Beato Redemptus OCD.

    Pada tanggal 29 Juni 1874 pastor Hendrikus Verbraak tiba dibumi Aceh. Setibanya di Aceh beliau mendirikan gubuk kecil sebagai tempat ibadat yang dikenal dengan sebutan Pante Pirak di komplek keraton yang pada masa itu dikuasi oleh Belanda.

    Pada tahun 1924, Pastor Augustinus Huijbregrets dan umat pada saat itu berusaha membangun sebuah gereja. Pembangunan gereja yang megah terwujud pada tanggal 26 September 1926 dan sejak saat itu berdirilah Paroki Hati Kudus Banda Aceh. Kekatolikan sejatinya sudah berumur 378 tahun di tanah Aceh, sementara itu gereja yang permanen baru berumur 94 tahun dan tetap berdiri hingga saat ini.

    Wilayah Paroki Hati Kudus Yesus saat ini terdiri dari lima stasi yakni Stasi Hati Kudus Yesus Banda Aceh meliputi 4 lingkungan, lingkungan St. Fransiskus, lingkungan St. Maria, lingkungan St. Clara dan lingkungan St. Theresia.

    Stasi St. Maria Stella Maris Sabang, didirikan di Ulee Lheu tahun 1890 dan dipindahkan ke pulau Weh Sabang tahun 1930. Saat ini sudah berusia 130 tahun. Stasi St. Antonius Padua Meulaboh, didirikan tahun 1962. Terletak di kabupaten Aceh Barat berbentuk ruko 3 lantai. Saat ini sudah berusia 58 tahun. Stasi St. Mikhael Lhokseumawe. Berdiri tahun 1961, terletak di kabupaten Aceh Utara. Saat ini berusia 59tahun dan stasi St. Petrus Takengon, berdiri tahun 1960. Terletak di kabupaten Aceh Tengah saat ini berusia 60 tahun.

    Bentuk-bentuk pelayanan di Paroki ini mengikuti panca tugas Gereja yakni Liturgya, Kerygma, Koinonia, Diakonia dan Martyria.

    Pada hari Minggu tanggal 23 Juni 2019 terjadi pergantian penggembalaan di Paroki Hati Kudus Yesus Banda Aceh dari imam Diosesan Keuskupan Agung Medan kepada Ordo Karmel Tak Berkasut-Indonesia.

    Satu-satunya karya kerasulan Gereja Katolik di Banda Aceh adalah karya pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Katolik Budi Dharma Banda Aceh yang saat ini di kelola oleh para suster SCMM. Dalam yayasan ini terdapat 4 unit sekolah yakni, TK Katolik, SD. Karya Budi, SMP Budi Dharma dan SMA Katolik. Selain itu, karya pendidikan ini juga dilaksanakan di stasi Lhokseumawe dan Takengon. Yang meliputi TK dan SD Budi Dharma Lhokseumawe di bawah asuhan para suster SCMM dan TK, SD dan SMP Swasta Budi Dharma Takengon di bawah asuhan para suster SFD.

    Sebagai upaya penguatan kerohanian umat paroki menyediakan satu ruang doa yang di sebut Kapel Adorasi Abadi Beato Dionisius dan Redemptus. Di paroki ini terdapat beberapa komunitas suster yang turut membantu karya kerasulan di bidang pendidikan antara lain Susteran SCMM Banda Aceh dan Lhokseumawe serta susteran SFD Takengon.

    Demikianlah profil singkat perjalanan Paroki Hati Kudus Yesus Banda Aceh, semoga menjadi informasi yang baik dan bermanfaat bagi kita dan marilah kita saling mendoakan agar iman kekatolikan umat di paroki ini semakin hari semakin berkembang. Sekian dan terima kasih.

    Pastor yang Pernah Bertugas

    1. RP. Henricus Verbraak, SJ (29 Juni 1874 - 23 Mei 1907) 
    2. RP. Fisher, SJ (Tahun tidak diketahui) 
    3. RP. Augustinus Hujibregets, SMC (12 Juni 1912 - 01 Desember 1930) 
    4. RP. Desiderius Putker (20 Agustus 1912 - 01 Oktober 1912 
    5. RP. Bernardinus Andreoli (1915 - 15 September 1920) 
    6. RP. Rubertus Verbruggen (15 September 1920 - 15 September 1922) 
    7. RP. Electus Klerks (17 Juli - Desember 1925) 
    8. RP. Chrysologus Timmermans, OFMCap (10 Desember - Januari 1929) 
    9. RP. Protasius Driessen (26 Februari 1929 - 22 Juni 1932) 
    10. RP. Aemilius Van Der Zander (19 Maret 1931 - 15 April 1936) 
    11. RP. Capistranus Hutjes (2 Juli 1932 - Desember 1934) 
    12. RP. Ezechiel Vergeest (7 Januari 1935 - Agustus 1937) 
    13. RP. Ansfridus Liefrink, OFMCap (17 Maret 1936 - 16 September 1936) 
    14. RP. Ludger Van der Sande (10 September 1936 - masa tahanan Belanda) 
    15. RP. Walterus Derksen (24 Mei 1937 - Juli 1939)
    16. RP. Landelin Rademaker, OFMCap (Juli 1939 - masa tahanan Belanda) 
    17. RP. Theodoricus Schrijver, OFMCap (Maret 1950 - Mei 1952) 
    18. RP. Deodatus Lie, OFMCap (Desember 1951 - Desember 1961) 
    19. RP. H. Verbruggen, SS.CC (28 Januari 1965 - Maret 1973) 
    20. RP. Wilbertus de Wit, OFMCap (1973 - 1975) 
    21. RP. John Isabel, P.M.E (Januari 1976 - November 1979) 
    22. RP. Rheal Deisy, P.M.E (September 1978 - November 1983) 
    23. RP. I.S.S. James Bharata Putra, SJ (1983 - 1991) 
    24. RP. Ferdinando Saveri, OFMConv (1991 - 2007) 
    25. RD. Sebastianus Eka Bhakti Sutapa (2007 - 2010) 
    26. RD. Ramli Robertus Simarmata (2010 - 2013) 
    27. RD. Hermanus Sahar (3 Mei 2013 - 18 Desember 2019) 
    28. RP. Hironimus Radjutuga, OCD (23 Juni 2019 sampai sekarang)
    B. Momen Penting yang Terjadi

    1. Perayaan 90 tahun Paroki Hati Kudus Yesus Banda Aceh
    2. Ulang Tahun Berdirinya Paroki Hati Kudus Yesus Banda Aceh yang jatuh pada tanggal 26 September 
    3. Pesta Pelindung Paroki yang jatuh pada tanggal 24 Juni 
    4. Hari Raya Beato Dionisius dan Redemptus pada tanggal 01 Desember, Pelindung Keuskupan Agung Medan dan Misi Gereja Katolik di Banda Aceh

    Tradisi-tradisi yang masih dilaksanakan dalam Paroki Hati Kudus Yesus Banda Aceh meliputi:

    1. Pembinaan Orangtua Calon Baptis Bayi 
    2. Pembinaan Calon Baptis Dewasa 
    3. Pembinaan Calon Komuni Pertama 
    4. Pembinaan Calon Krisma 
    5. Kursus Persiapan Perkawinan 
    6. Latihan Kepemimpinan Kristiani untuk OMK

    Kegiatan Internal Komunitas Parokial

    Ciri khas hidup para biarawan adalah hidup bersama atau hidup berkomunitas di pastoran Katolik Banda Aceh, para pastor menjalani pola hidup bersama namun tidak setiap hari mereka berada bersama di pastoran pusat paroki. Dalam seminggu para pastor berkumpul bersama hanya dalam waktu tiga hari selebihnya mereka berada di stasi untuk melayani umat. Dalam waktu tiga hari para pastor melalukan kegiatan makan bersama, ibadat harian, dan merayakan Ekaristi bersama. Pada waktu-waktu tertentu para pastor melakukan olah raga dan rekreasi bersama.

    Biarawan - biarawati yang Berasal dari Paroki Hati Kudus Yesus Banda Aceh

    1. Sr. Paula Maria, KKS
    2. Sr. Yustina Airis, KKS
    3. RP. Samuel Maria Simangunsong, OFMConv

    Video Profil :
    Lokasi Paroki :

    JADWAL USKUP & VIKJEN KAM

    KALENDER LITURGI

    Terbaru