Senin, Desember 16, 2019

Profil Uskup Keuskupan Agung Medan dari Masa ke Masa

Mgr. Antoine Henri Van Den Hurk, OFMCap

Lahir di Heesch, Belanda pada tanggal 16 Maret 1907. Ditahbisankan menjadi Imam pada tanggal 17 Juli 1932. Menjabat sebagai Vikaris Apostolik di Keuskupan Agung Medan sejak tanggal 1 Januari 1955 sampai dengan 3 Januari 1961. Diangkat menjadi Uskup Agung di KAM sejak tanggal 3 Januari 1961 hingga 24 Mei 1976. Beliau wafat pada tanggal 15 Agustus 1989 di Medan

Mgr. A. G. Pius Batubara, OFMCap

Lahir di Lawe Bekung, Aceh Tenggara pada tanggal 12 Februari 1934. Ditahbiskan menjadi Imam pada tanggal 22 Februari 1964. Ditahbiskan menjadi Uskup pada tanggal 29 Juni 1975 oleh Uskup Agung Semarang Kardinal Justinus Darmojuwono. Menjadi Uskup Agung Medan sejak tanggal 24 Mei 1976. Beliau mengundurkan diri sebagai Uskup Agung Medan pada 12 Februari 2009.

Mgr. Anicetus Bongsu Sinaga, OFMCap

Lahir di Naga Dolok, pada tanggal 24 September 1941. Ditahbiskan menjadi Imam pada tanggal 13 Desember 1969. Sebelum menjadi Uskup Agung Medan, beliau menjadi Prefek Apostolik di Sibolga, yang saat itu menjadi Prefektur Apostolik, pada tahun 1978. 24 Oktober 1980 status Sibolga ditingkatkan menjadi Keuskupan dan beliau menjadi Uskup pertama disana. Ditahbiskan menjadi Uskup pada 6 Januari 1981 tepat pada Hari Raya Epifani. Menjadi Uskup Agung Medan sejak 12 Februari 2009 dengan Motto “Ad pasquam et aquas conducit me” (Ia Membimbing Aku ke Padang Yang Hijau dan ke Air Yang Tenang). Beliau resmi mengundurkan diri pada 8 Desember 2018. Saat ini beliau menjabat sebagai Administrator Apostolik di Sibolga.

Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap

Lahir di Bandar Hinalang, Simalungun pada tanggal 26 Agustus 1970. Ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 11 Desember 1999. Di pilih sebagai Uskup Agung Medan pada 8 Desember 2018 menggantikan Emeritus Mgr. Anicetus Bonsu Sinaga, OFMCap. Sebelum menjadi Uskup Agung, Beliau merupakan Minister Provinsial Kapusin Medan. Beliau menerima tahbisan Uskup pada 2 Februari 2019 dari Piero Pioppo. Motto "Deus Meus et Omnia" (Allahku dan Segalaku).