Penerimaan Mahasiswa Baru STP St Bonaventura KAM 2026
Warta Kuria (Desember 2025 – Januari 2026)
Pada tanggal 19 Desember 2025, seluruh karyawan dan staf Kuria serta Komisi Keuskupan Agung Medan, termasuk Panitia Yubileum KAM, melaksanakan ziarah ke pintu suci Gereja Katedral Santa Perawan Maria Yang Dikandung Tanpa Noda yang berlokasi di Jl. Pemuda 1, Medan. Sehari sebelumnya, semua peserta menerima rahmat pengampunan Tuhan melalui rekonsiliasi dalam Sakramen Tobat. Peziarahan diawali dengan doa bersama di Gedung Catholic Center serta peserta dibekali dengan tongkat untuk berjalan menuju Gereja Katedral. Perjalanan selama sekitar satu jam ini menunjukkan Gereja yang sedang berziarah menuju Kerajaan Allah. Tanpa teriakan atau kerumunan yang mengganggu lalu lintas, perjalanan iman untuk memperoleh indulgensi penuh memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi peserta. Sinodalitas, yang menggambarkan Gereja yang berjalan bersama, terlihat jelas dalam langkah-langkah mantap yang mengantarkan seluruh peserta menuju porta sancta, pintu rahmat, dan pintu pengampunan yang merupakan simbol kasih Tuhan yang terbuka lebar dalam Tahun Yubileum Pengharapan.
Ekspresi para imam, suster, frater, dan umat awam yang mendambakan pengampunan dari konsekuensi dosa, mereka sangat terlihat bersinar saat tiba di tujuan. Keringat yang mengalir merupakan tanda kesungguhan untuk memperoleh rahmat istimewa ini. Setelah beristirahat sejenak, dalam suasana hening, para peserta memasuki pintu suci dengan mengucapkan doa yang telah dipersiapkan. Keempat langkah yang ditetapkan untuk memperoleh indulgensi penuh dituntaskan dengan perayaan Ekaristi Yubileum yang dipimpin langsung oleh Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap. Dalam khotbah yang penuh semangat, Bapa Uskup menekankan bahwa memasuki porta sancta adalah simbol pertobatan, keinginan untuk diperbarui, dan kesiapan untuk diutus kembali sebagai saksi harapan di dunia. Harapan tidak akan mengecewakan karena kasih Tuhan telah dicurahkan ke dalam hati. Peziarahan rohani ini menegaskan panggilan Gereja untuk terus melangkah dalam iman, setia dalam pelayanan, dan mantap dalam harapan.
Sukacita umat Keuskupan Agung Medan, khususnya umat Paroki Gembala Yang Baik Lubuk Pakam, meluap dalam perayaan Tahbisan Imam baru pada 20 Desember 2025. Ribuan umat yang memenuhi tempat perayaan di Paroki Lubuk Pakam turut berdoa untuk penahbisan enam Imam Diosesan yang baru. Cuaca yang cerah menampakkan sukacita alam ciptaan dalam menyediakan dirinya sebagai momen terbaik bagi perayaan Ekaristi Tahbisan Imam yang dipimpin oleh Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap.
Mereka yang dipilih untuk tugas pelayanan imamat ialah RD. Chrystian Loudry Malau (Paroki Lubuk Pakam), RD. Imanuel Purba (Paroki Saribudolok), RD. Karyanto. W. Y. Simangunsong (Paroki Aek Nabara), RD. Reza Vanianta Ginting (Paroki Lawe Desky), RD. Sandarut Paulus Tambunan (Paroki Tarutung) dan RD. Sumardiono Sihombing (Paroki Cibinong, Keuskupan Bogor). Semoga mereka semua menjadi imam yang berbau domba. Semoga mereka menjadi tanda kehadiran Allah di tengah-tengah umat melalui pelayanan kasih yang dijalankan dengan hati suci. Semoga mereka mengenakan pakaian kesucian dan seluruh umat dipenuhi sorak-sorai. Proficiat!
Pada tanggal 22 Desember 2025, DPU Suster Kongregasi KYM didampingi oleh RD. Hamjani Simbolon sebagai Moderator, bertatap muka dengan dengan Bapa Uskup dalam rangka audiensi tahunan di Gedung Catholic Center Medan. Lebih dari pada sekedar laporan, kunjungan ini menyatakan sinodalitas kongregasi KYM dengan Bapa Uskup sebagai gembala di Keuskupan Agung Medan. Audiensi ini juga sebagai tanda nyata ketaatan kongregasi dan kerinduan para puteri untuk berbicara kepada bapanya.
Perjumpaan sinodal yang penuh kehangatan ini menjadi kesempatan Pimpinan Umum Kongregasi KYM, Sr. Maria Caroline Naibaho KYM, untuk meminta nasehat dan arahan dari Bapa Uskup sebagai tanggapan atas laporan perjalanan Kongregasi KYM selama 2025. Bapa Uskup mengapresiasi kesetiaan suster KYM yang berpartisipasi aktif menjalankan misi Gereja dengan menyediakan tenaga-tenaga pastoral yang dibutuhkan oleh keuskupan. Bapa Uskup mengharapkan supaya Kongregasi KYM semakin setia menghayati spiritualitas kongregasi dan tetap sadar bahwa Kongregasi adalah bagian dari dan mengabdi sepenuhnya kepada Gereja. Semoga Kongregasi KYM semakin mengakarkan diri pada kharisma kongregasi, sehingga hidup dan karya kasih para suster KYM sungguh-sungguh dinikmati oleh umat beriman. Vikep Pro Religius KAM yang turut hadir dalam audiensi ini mengingatkan para suster akan statusnya sebagai kongregasi diosesan yang wajib menyediakan lagi tenaga-tenaga pastoral yang dimintakan oleh Bapa Uskup. Tetaplah berkobar.
Pada tanggal 23 Desember 2025, Bapa Uskup bersama staf Kuria, Komisi, pegawai Keuskupan Agung Medan dan sejumlah relawan melakukan aksi solidaritas ke Kabupaten Aceh Tamiang. Bapa Uskup dan rombongan menempuh perjalanan yang cukup panjang dari Medan membawa bantuan sembako serta menyediakan diri untuk bekerja membersihkan rumah dan sekolah yang terdampak banjir bandang. Setibanya di Posko Kecamatan Bandar Pusaka, rombongan relawan Keuskupan Agung Medan bergandengan tangan menurunkan bantuan yang telah dipersiapkan dengan penuh kasih. Bapa Uskup secara langsung menyerahkan bantuan kepada kepala desa setempat sebagai wujud kepedulian Gereja yang nyata kepada siapa saja yang sedang mengalami kesulitan.
Wilayah ini dihuni oleh pemeluk Agama Islam, tak ada seorang pun umat Katolik. Namun dari situ, Gereja hendak menunjukkan bahwa pelayanan kasih tidak mengenal perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan. Kegiatan karitatif ini sungguh menghadirkan wajah Gereja Katolik yang inklusif dan terbuka bagi semuanya. Makan siang yang disediakan oleh Kepala Desa bagi rombongan Keuskupan yang bekerja sama dengan Universitas Samudera sungguh menambah suasana persaudaraan yang peduli dan hangat. Semoga semangat persaudaraan semakin dialami dalam setiap peristiwa kehidupan.
Sejak dibuka pada tanggal 28 Desember 2024, Pintu Suci Gereja Katedral Medan ramai dikunjungi oleh umat Keuskupan Agung Medan untuk mendapatkan indulgensi penuh yang dianugerahkan oleh Gereja. Panitia Yubileum KAM mencatat sebanyak 35.772 peziarah yang telah memasuki Porta Sancta ini. KAM sangat bersyukur atas atas antusiasme umat yang begitu tinggi untuk mendapatkan karunia rohani ini. Oleh karena itu, pada tanggal 28 Desember 2025, Bapa Uskup Agung Medan menutup Tahun Yubileum 2025 di Keuskupan Agung Medan di Gereja Katedral Medan melalui perayaan Ekaristi. Dalam perayaan agung ini, dibacakan dekret penutupan Tahun Yubileum 2025. Sebagai kenangan akan kegiatan rohani yang telah dijalankan selama tahun Yubileum 2025, Bapa Uskup menandatangani prasasti Yubileum. Uskup Agung Medan juga secara simbolis menyerahkan salib Yubileum kepada Pastor Paroki Katedral Medan sebagai peneguhan bahwa semangat Yubelium tetap hidup dan diteruskan dalam pelayanan Gereja. Bapa Uskup kemudian memukul gong sebanyak 7 kali sebagai tanda berakhirnya Tahun Yubileum 2025 di KAM.
Porta Sancta sudah ditutup. Dikobarkan oleh rahmat indulgensi yang telah dikaruniakan, kita tetap melanjutkan pezirahan pengharapan dalam tuntunan belas kasih Tuhan. Bapa Uskup mengutus umat untuk membawa rahmat, harapan dan semangat pembaruan yang telah diterima ke dalam kehidupan sehari-hari.
Pada tanggal 29 Desember 2025, Kementerian Agama Republik Indonesia, diwakili oleh Wakil Menteri Agama melakukan kunjungan kepada Bapa Uskup Agung Medan. Pertemuan ini menjadi ungkapan nyata kepedulian dan solidaritas negara terhadap umat yang terdampak bencana alam. Dalam kesempatan tersebut, Wamenag menyerahkan bantuan tanggap darurat bagi korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Keuskupan Agung Medan. Bantuan finansial sebesar dua ratus juta rupiah diperuntukkan bagi perbaikan rumah-rumah ibadah di Keuskupan Agung Medan. Selain itu, disalurkan pula bantuan 100 juta rupiah untuk wilayah Provinsi Aceh, dan Rp. 1,7 miliar bagi wilayah Sibolga - Tapanuli Tengah.
Bapa Uskup Agung Medan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Kementerian Agama Republik Indonesia. Bantuan ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan, perbaikan rumah ibadah serta penguatan harapan umat yang tengah berjuang bangkit dari situasi bencana. Pertemuan ini menampakkan semangat kebersamaan, gotong royong dan kehadiran negara di tengah masyarakat lintas iman yang sedang mengalami masa sulit, khususnya menjelang akhir tahun 2025.
Pada tanggal 8 Januari 2026, pukul 18.00 – 22.00 WIB, bertempat di Regale International Convention Center Medan, Keuskupan Agung Medan mengadakan acara launching Berbakti KAM yang dihadiri oleh ratusan hadirin yang terdiri dari pengurus Yayasan Berbakti KAM, pengurus Yayasan Pendidikan di KAM dan pengusaha Katolik yang menjadi donatur bagi lembaga karitatif ini. Acara yang mengusung tema, Diakonia Kasih Dalam Gereja Yang Berjalan Bersama ini memperkenalkan Berbakti KAM sebagai Badan Penerima Sumbangan dan Bantuan Amal Keagamaan Katolik Keuskupan Agung Medan yang didirikan oleh Uskup Agung Medan dengan Akte Notaris No 11 tertanggal 12 Agustus 2025. Lembaga Penerima Sumbangan Keagamaan (LPSK) ini Disahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan – Kementerian Agama Perdirjen Bimas Katolik No. 186 tahun 2025 dan Kementerian Keuangan Perdirjen Pajak No. PER-22/PJ/2025.
BERBAKTI KAM sebagai LPSK agama Katolik nomor dua setelah BAKKAT KAJ, memiliki visi Menjadikan Umat Allah sadar untuk memberikan amal kasih dari penghasilannya. Visi ini ditempuh dengan kegiatan menghimpun dan mengelola sumbangan pemeluk Agama Katolik yang dapat mengurangi pajak penghasilan pribadi dari perorangan maupun pajak badan dan menyalurkan sumbangan dana kepada umat yang membutuhkan agar setiap orang dapat hidup sesuai martabatnya sebagai manusia. Pada acara lanching ini, langsung diperkenalkan beberapa akun yang bisa dikunjungi untuk memberikan sumbangan secara online. IG: @berbaktikam; Website: berbaktikam.com. RD. Fernandus Saragih sebagai direktur eksekutif BERBAKTI KAM menerangkan dengan jelas langkah-langkah untuk memberikan sumbangan sebagaimana tertera dalam situs yang telah diciptakan. Mari berbagi kasih melalui badan amal ini.
Pada tanggal 9 Januari 2026, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap secara resmi membuka Sinode Diosesan VII Keuskupan Agung Medan dalam Perayaan Ekaristi di Gereja Katedral Medan. Dalam perayaan ini, dekret pembukaan Sinode Diosesan VII KAM dibacakan, lilin Sinode dinyalakan, Gong dipukul dan pohon Kalpataru sebagai lambang Sinode yang akan berkembang subur dan kokoh diberkati. Dengan pembukaan ini, seluruh rangkaian kegiatan yang telah disusun, agenda dan vademecum dinyatakan mulai berlaku. Setelah homili, Bapa Uskup melantik anggota kanonis Sinode yang berjumlah 152 orang. Sinode Diosesan VII KAM yang bertema ‘Gereja KAM berjalan bersama untuk mendengarkan, meneguhkan dan mewartakan,’ akan berlangsung hingga tahun 2027. Seluruh umat Allah diajak untuk memasuki semangat Gereja yang berjalan bersama, sebuah peziarahan iman yang menekankan kesediaan untuk saling mendengarkan, meneguhkan satu sama lain dan mewartakan Injil di tengah dunia. Melalui proses Sinode, Gereja Keuskupan Agung Medan diteguhkan untuk melangkah bersama sebagai satu tubuh, membuka hati terhadap bisikan Roh Kudus, serta berani mengambil bagian dalam perutusan Gereja universal.
Sinode Diosesan VII KAM adalah momen pembaruan Pastoral agar Gereja semakin setia pada panggilannya. Bapa Uskup mengingatkan kembali bahwa Sinode bukan sekedar pelaksanaan sidang-sidang untuk membahas dan menghasilkan rumusan teologis serta dokumen-dokumen resmi. Sinode menghadirkan secara lebih nyata Gereja sebagai persekutuan yang mendengarkan dan berjalan bersama. Kegiatan mendengarkan pada acara pembukaan ini dipraktekkan dalam acara Takshow yang menghadirkan lima orang narasumber yang mewakili berbagai profesi, termasuk difabel. Mereka mengungkapkan pengalaman sukacita dan duka atau luka yang mereka alami dalam pergulatan iman. Selamat bersinode.
Pada tanggal 13 Januari 2026, Bapa Uskup menerima kunjungan Sr. Weini SCMR dan Sr. Beatrice SCMR dari kongregasi suster-suster Kapusin Maria Rubatto yang hidup dan berkarya di Kuasi Paroki Simallopuk. Menanggapi deportasi kedua suster SCMR pada akhir tahun 2025, Sr Weini, berkebangsaan Eriteria, diutus oleh kongregasi khusus untuk menemani Sr. Beatrice selama dua bulan di Simallopuk. Meskipun tidak mampu sama sekali berbahasa Indonesia, dia menyemangati Sr. Beatrice untuk tetap tekun melanjutkan misi kongregasi di Keuskupan Agung Medan. Sebagai bapa, Mgr. Kornelius Sipayung menyambut kedatangan suster ini yang ingin pamitan untuk pulang ke negeranya setelah visanya berakhir. Sukacita mereka berjuang mempelajari budaya dan bahasa di Simallopuk diteguhkan oleh Bapa Uskup dengan kata-kata penyemangatan dan pemberian berkat khusus. Selamat jalan Sr. Weini, selamat melanjutkan karya Sr. Beatrice SCMR.
Sampai jumpa dalam aktualita KAM selanjutnya.
RP. Adrianus Sembiring OFMCap
Kanselarius Keuskupan Agung Medan
Kuasi Paroki Pangaribuan
| Pelindung | Santo Petrus dan Paulus | |
| Buku Paroki | Sejak 24 Februari 2026 yang sebelumnya bergabung dengan Paroki Santa Maria Tarutung, sesuai dengan SK Uskup KAM No: 145/PAR/PGB/KA/II/'26 | |
| Meliputi Wilayah | Sekitar Kabupaten Tapanuli Utara (Kec. Pangaribuan, Sipahutar, Garoga dan Siatas Barita) Provinsi Sumatera Utara | |
| Alamat | Jl. Garoga - Lumban Sormin, Kec. Pangaribuan, Kab. Tapanuli Utara, Sumatera Utara | |
| HP / WA | - | |
| - | ||
| Jumlah Umat | 678 KK & 3.176 Jiwa (per Februari 2026) | |
| Jumlah Stasi | 19 | |
| Administrator Kuasi Paroki | RD. Ronal Sitanggang | 06 Maret 1987 |
| Vikaris Parokial | RD. Karyanto Waldo Yulianus Simangunsong | 09 Januari 1997 |
| Gereja Stasi | ||
| 1) Lumban Sormin, St. Petrus dan Paulus | 11) Panjaitan, St. Fidelis | |
| 2) Parsorminan, St. Maria Ratu Damai | 12) Lobu Tolong, St. Albertus Agung Magnius | |
| 3) Sibingke, St. Ignatius | 13) Lumban Julu, St. Paulus | |
| 4) Parsibarungan, St. Barnabas | 14) Sidagal, St. Felix | |
| 5) Rahut Bosi, St. Paulus | 15) Gonting Pege, St. Paskalis | |
| 6) Sigotom, St. Petrus | 16) Garoga, St. Maria | |
| 7) Sitarindak, St. Laurentius | 17) Dano Horbo, St. Elisabeth | |
| 8) Sipahutar, St. Theresia dari Avila | 18) Parinsoran, St. Maria Ratu Rosari | |
| 9) Silima Bahal, St. Monika | 19) Sibalanga, St. Yustinus | |
| 10) Silitonga, St. Maria Ratu Para Malaikat | ||
RIP Br John Brito Rismario BM
kami menyampaikan turut berbelasungkawa yang mendalam atas berpulangnya
Bruder John de Brito Rismario, BM, Kongregasi Bruder Budi Mulia.
Kepergian Bruder John de Brito menjadi kehilangan bagi Gereja dan Kongregasi. Dalam hidup bakti dan pelayanan hariannya, ia telah berusaha menghadirkan semangat Kristus yang rendah hati, taat, dan penuh kasih — sebagaimana diwariskan dalam spiritualitas Kongregasi Budi Mulia.
Kami bersyukur atas ketekunan, kesederhanaan, dan semangat pengabdiannya, yang menjadi kesaksian nyata nilai Budi Mulia: hidup dalam kasih, kerendahan hati, dan pelayanan bagi sesama, terutama mereka yang membutuhkan.
Dalam terang iman akan Kristus yang wafat dan bangkit, kita percaya bahwa hidupnya yang dipersembahkan bagi Tuhan tidaklah sia-sia.
Sabda Tuhan menguatkan kita: “Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.” Mazmur 73 : 26
Kiranya Tuhan, sumber segala kebaikan, menganugerahkan istirahat kekal kepada Bruder John de Brito, dan terang abadi bersinar atasnya.
Pendaftaran SMCS Pematangsiantar T.P. 2026/2027
Silahkan calon siswa datang ke lokasi Seminari Menengah Christus Sacerdos pada waktu test Gelombang 2 (20 Feb 2026) dan Gelombang 3 (27 Feb 2026). Terima kasih.
sma-seminari.org
Proficiat Tahbisan Uskup Larantuka – Mgr Yohanes Hans Monteiro
Selamat atas Tahbisan Episkopal Mgr. Yohanes Hans Monteiro sebagai Uskup Keuskupan Larantuka.
Semoga Roh Kudus senantiasa membimbing Bapa Uskup dalam setiap langkah pelayanan, memberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan kasih yang melimpah untuk menggembalakan umat dengan hati yang tulus. Kami berdoa agar Allah senantiasa menjaga dan memberkati setiap karya yang akan dilakukan demi kemuliaan-Nya dan kesejahteraan Gereja.
Selamat menjalankan tugas suci ini, dan semoga menjadi berkat bagi banyak orang. Amin.
Bahan Pendalaman APP KAM 2026
Kata Pengantar
Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah yang Mahakuasa dan Mahasetia. Dalam kasih penyelenggaraan-Nya, kita kembali diberi kesempatan memasuki masa Puasa. Masa ini bukan sekadar rutinitas rohani, melainkan perjalanan iman yang menuntun kita untuk mengenal diri, membuka hati, dan membiarkan kasih Allah membarui hidup kita. Melalui doa, pantang, dan amal kasih, Gereja menumbuhkan kesadaran umat agar semakin rendah hati, peduli, dan berbelarasa. Dalam semangat itu, Aksi Puasa Pembangunan (APP) dihayati bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi gerakan pertobatan dan solidaritas yang menyatukan cinta kepada Allah dengan kepedulian nyata terhadap sesama.
Tahun 2026 menjadi tahun penuh rahmat bagi Keuskupan Agung Medan yang tengah mempersiapkan Sinode KAM VII dengan tema besar: “Umat Katolik Berjalan Bersama untuk Mendengarkan, Meneguhkan, dan Mewartakan.” Tema ini, sekaligus menjadi Fokus Pastoral Keuskupan Agung Medan tahun 2026, menegaskan semangat sinodalitas Gereja: berjalan bersama untuk saling mendengarkan, saling meneguhkan, dan bersama-sama mewartakan kasih Allah kepada dunia. Sinodalitas bukan sekadar metode, melainkan cara hidup Gereja yang mengajak umat untuk terlibat aktif dalam ziarah iman dan pembaruan hidup. Dalam semangat ini, pendalaman APP menjadi kesempatan berharga untuk menghidupi makna “berjalan bersama” sebagai umat Allah yang bersatu dalam iman, kasih, dan perutusan.
- Umat Katolik Meningkatkan Persekutuan dalam Kebersamaan dan Kepedulian
- Umat Katolik Meningkatkan Pewartaan dalam Dialog dan Kesaksian Kontekstual
- Umat Katolik Meningkatkan Perwujudan Liturgi sebagai Wajah Gereja yang Mendengarkan dan Berdoa
- Umat Katolik Meningkatkan Perwujudan Cinta yang Inklusif dan Sinodal
- Umat Katolik Meningkatkan Kesaksian Hidup dalam Kehidupan Bermasyarakat
Marilah kita membuka hati terhadap karya Roh Kudus yang senantiasa memperbarui Gereja-Nya. Masa Puasa ini menjadi kesempatan berharga untuk memperdalam relasi kita dengan Allah dan mempererat kasih persaudaraan dengan sesama. Kasih Kristus menuntun setiap langkah kita dalam iman, harapan, dan kasih yang nyata. Melalui seluruh karya pastoral Keuskupan Agung Medan, kita menghadirkan tanda kehadiran Allah di tengah dunia. Tuhan memberkati, meneguhkan, dan menuntun perjalanan iman kita setiap hari.
Hormat kami,
RP. Stefanus Sitohang OFMCap
Ketua Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi
Keuskupan Agung Medan
Bahan Doa Lingkungan 4 Pertemuan – Hari Orang Sakit Sedunia 2026
Disusun oleh :
Karya Misi Kepausan Indonesia
Keuskupan Agung Medan
2026
Ulang Tahun Tahbisan Episkopal ke-7 Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap
Selamat Ulang Tahun Tahbisan Uskup yang ke-7 kepada Yang Mulia Bapa Uskup
Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap, Uskup Agung Medan.
Semoga Tuhan Yesus selalu menyertai Bapa Uskup dalam setiap pelayanan penggembalaannya.
“DEUS MEUS ET OMNIA”
Allahku dan Segalaku
(Mazmur 8:10)




