Rabu, April 29, 2026
Lainnya
    Beranda blog Halaman 2

    Yubileum 800 Tahun Transitus Santo Fransiskus Assisi di KAM

    I. LATAR BELAKANG

    Penitensiaria Apostolik, atas kehendak Paus Leo XIV, menerbitkan dekret yang menetapkan 10 Januari 2026 hingga 10 Januari 2027 sebagai Tahun Yubileum Khusus. Penetapan ini dilakukan dalam rangka memperingati delapan ratus tahun wafatnya Santo Fransiskus dari Assisi. Kurun waktu ini dirayakan sebagai Tahun Santo Fransiskus, yakni masa rahmat bagi seluruh Gereja untuk memperbarui pandangan dan hati dalam terang teladan cemerlang Si Miskin dari Assisi.Melalui dekret tersebut, Penitensiaria Apostolik juga menganugerahkan indulgensi penuh bagi Keluarga Fransiskan dan seluruh umat beriman dengan syarat-syarat yang lazim.

    Dalam surat tertanggal 7 Januari 2026 kepada para Minister General Konferensi Keluarga Fransiskan, Paus Leo XIV menegaskan nilai universal dari kesaksian Santo Fransiskus: seorang pria damai, murid Injil yang radikal, dan pemberita perdamaian Kristus yang tak kenal lelah. Di tengah masa yang ditandai konflik dan perpecahan, Paus menghadirkan Santo Fransiskus sebagai panduan untuk menemukan kembali sumber perdamaian sejati melalui rekonsiliasi dengan Allah, sesama, dan seluruh ciptaan.

    Tahun Yubileum Khusus ini merupakan kelanjutan integral dari Yubileum Biasa 2025 sekaligus puncak peringatan depalan abad berbagai peristiwa penting hidup Santo Fransiskus. Momentum ini menjadi kesempatan tepat untuk pertobatan, pembaruan rohani, kesaksian Injili, serta persaudaraan tanpa kuasa. Tujuannya agar setiap umat beriman dapat menjadi tanda harapan dan kasih yang aktif di dunia.

    Seluruh umat beriman diundang untuk ambil bagian secara aktif dalam Yubileum Khusus ini. Oleh karena itu, Gereja Keuskupan Agung Medan (KAM) yang sedang berfokus pada Sinode Diosesan VII, hendak mengintegrasikannya dengan mengutamakan keterlibatan Keluarga Fransiskan di seluruh wilayah KAM sebagai cara untuk menguduskan umat melalui indulgensi, ziarah, dan karya belas kasih. Dengan mengikuti jejak Si Miskin dari Assisi, semoga Tahun Santo Fransiskus ini menjadi kesempatan berahmat bagi setiap pribadi demi pengudusan diri dan kesaksian Injil, untuk kemuliaan Allah serta kebaikan seluruh Gereja di KAM. Berdasarkan evaluasi Yubileum 2025 yang menunjukkan partisipasi umat masih rendah (sekitar 1%), Tahun Santo Fransiskus di KAM dirancang dengan program yang lebih sederhana dan fokus. Hal ini bertujuan agar partisipasi umat meningkat signifikan dengan target 10%–20% berdasarkan data buku tamu dan survei digital.

    II. MAKSUD, TUJUAN, DAN TEMA

    2.1. Maksud
    Sebagai bentuk kesatuan pastoral Keuskupan Agung Medan dengan Gereja Katolik Sedunia, serta sarana untuk menguduskan umat melalui spiritualitas Fransiskan dan perolehan Indulgensi Penuh, (pengampunan penuh hukuman temporal akibat dosa yang sudah diampuni), yang mendorong umat melakukan karya doa, pertobatan, dan belas kasih.

    2.2. Tujuan Pastoral
    1. Mengajak umat berziarah sebagai wujud pertobatan menurut Injil (kembali kepada Yesus dan ajaran-Nya).
    2. Meningkatkan penerimaan Sakramen Tobat (Rekonsiliasi).
    3. Menumbuhkan spiritualitas persaudaraan dan perdamaian (Pax et Bonum).
    4. Mendorong pelaksanaan karya belas kasih jasmani-rohani serta hidup ramah lingkungan menurut ajaran Laudato Si’.

    2.3. Tema Yubileum “Fransiskus Pembawa Damai dan Saudara bagi Semua.”

    2.4. Sasaran Keluarga Fransiskan (Ordo I, II, III), umat beriman di Paroki-paroki, kaum muda, keluarga, lansia, dan orang sakit.

    III. KETENTUAN INDULGENSI PENUH
    Indulgensi Penuh adalah pengampunan penuh dari hukuman temporal (sisa hukuman dosa setelah dosa diampuni) yang diberikan oleh Gereja sebagai pelayan Penebusan Kristus, dari perbendaharaan jasa Kristus dan para kudus.

    3.1. Syarat-Syarat Lazim:
    Indulgensi Penuh diperoleh dengan memenuhi syarat:
    • Pengakuan dosa sakramental (cukup satu pengakuan untuk beberapa indulgensi penuh dalam periode yang sama).
    • Penerimaan Komuni Ekaristi.
    • Doa menurut intensi Bapa Suci (misalnya, satu Bapa Kami dan Salam Maria).
    • Hati yang sepenuhnya terlepas dari dosa, bahkan dosa kecil (disposisi rohani yang diperlukan).

    Indulgensi ini dapat diterapkan bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian.

    Indulgensi ini dapat diterapkan bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian (ex suffragio), karena umat yang telah disucikan juga bagian dari komuni kudus.

    Catatan penting:
    • Indulgensi plenari dapat diperoleh hanya sekali sehari (kecuali bagi yang berada di ambang maut).
    • Bagi yang tidak bisa memenuhi syarat secara fisik (seperti orang sakit), confessor yang sah bisa mengganti syarat tersebut.

    3.2. Penerima dan Tata Cara:
    • Umat Umum: Mengunjungi 1 (satu) situs ziarah, mengikuti ritus Yubileum atau berdoa/bermenung secara saleh, serta mendaraskan Bapa Kami, Kredo, dan doa kepada para Kudus Fransiskan (misalnya, doa kepada Santo Fransiskus).
    • Lansia, Orang Sakit, dan Terhalang: Dapat memperolehnya dengan menyatukan diri secara rohani, mempersembahkan doa/penderitaan penyakit, serta berniat memenuhi syarat lazim bila memungkinkan.

    IV. PELAKSANAAN ZIARAH DAN PERSIAPAN TEMPAT ZIARAH
    4.1. Penentuan Tempat Ziarah (Cukup Mengunjungi 1 tempat)
    Ditetapkan sebanyak 37 tempat ziarah di wilayah KAM (daftar terlampir), yang telah mendapat persetujuan Uskup Agung sesuai norma Gereja. Umat cukup mengunjungi salah satu tempat saja untuk mendapatkan indulgensi penuh, guna meningkatkan partisipasi dan menghindari proliferasi yang berlebihan.

    4.2. Penandaan dan Inventaris Situs:
    • Penanda: Pintu masuk dipasang tulisan “Tempat Ziarah Tahun Yubileum Santo Fransiskus” beserta Logo Resmi (tanpa istilah Porta Sancta).
    • Persiapan: Patung St. Fransiskus, Salib San Damiano, Lilin persembahan, dan Buku Tamu (untuk pendataan peziarah dengan menjaga privasi data). Tidak disediakan kotak sumbangan untuk menghindari kesalahpahaman.
    • Cinderamata/Suvenir: Kalung Tao (simbol fransiskan sederhana) atau rosario sebagai pengingat ziarah, bukan sertifikat formal.

    4.3. Spirit Ziarah
    Ziarah adalah gerakan rohani-jasmani. Umat dianjurkan berjalan kaki (± 1-3 km dari situs yang akan dituju) secara kolektif dari lingkungan/stasi dalam semangat pertobatan, persaudaraan, dan solidaritas, sambil meneladani Santo Fransiskus.

    V. KEGIATAN PASTORAL DAN PUBLIKASI
    1. Formasi: Dialog Perdamaian Lintas Agama (melibatkan Keluarga Fransiskan sebagai fasilitator) dan Seminar Kaum Muda “Menjadi Katolik Sejati di Zaman Media Sosial”.
    2. Seminar Online: Seri spiritualitas melalui Zoom (Spirit of Assisi, Indulgensi Assisi, dll), dipimpin oleh para Fransiskan.
    3. Media: Leaflet resmi (materi oleh Sdr. Fictor, Sdr. Andreas Win, Sdr. Ivo S.) diproduksi oleh Bina Media dan didistribusikan ke seluruh KAM.
    4. Evaluasi: Mid-term review pada Juli 2026 untuk mengukur partisipasi dan menyesuaikan strategi.
    VI. JADWAL PERAYAAN PENTING (TIMELINE)
    • 22 Maret 2026: Pembukaan Resmi serentak di seluruh Paroki KAM.
    • 2 Agustus 2026: Indulgensi Portiuncula.
    • 17 September 2026: Peringatan Stigmata Santo Fransiskus.
    • 3–4 Oktober 2026: Perayaan Puncak (Transitus dan Pesta Santo Fransiskus).
    • 29 November 2026: Hari Raya semua orang kudus Fransiskan (dan hari Pengesahan Anggaran Dasar tanpa Bulla)
    • 13 Desember 2026: Pemberkatan kandang Natal – (dalam kaitan dengan Hari Raya Maria Dikandung tanpa Noda (08 Desember) di Gereja Paroki dan di kapel-kapel keluarga fransiskan.
    • 25 Desember 2026 : Hari Raya Natal dengan penekanan khusus kandang (gua) Natal Grecio
    • 10 Januari 2027: Misa Penutupan Tahun Yubileum.
    VII. PENUTUP
    Tahun Yubileum Santo Fransiskus 2026–2027 diharapkan menjadi momentum pembaruan hidup injili di Keuskupan Agung Medan. Dengan perencanaan yang sederhana, jelas, dan terkoordinasi, dan setia pada norma indulgensi Gereja, partisipasi umat diproyeksikan meningkat signifikan. Semangat Pax et Bonum akan menghidupkan komuni ecclesial, membawa umat lebih dekat kepada Tuhan melalui pertobatan dan karya kasih.
    I. Gereja Paroki Dilayani OFMCap (20 Lokasi):

    1). Santo Pius X Aek Kanopan, 2). Santo Yosef Balige, 3). Santo Fransiskus Assisi Berastagi, 4). Santo Antonius Padua Hayam Wuruk, 5). Santo Padre Pio Helvetia, 6). Santo Petrus Medan Timur, 7). Santo Petrus dan Paulus Jl. Asahan Pematangsiantar, 8). Santo Fransiskus Assisi Jl. Medan Pematangsiantar, 9). Santo Laurentius Brindisi Jl. Sibolga Pematangsiantar, 10). Santo Yohanes Pembaptis Pakkat, 11). Santa Lusia Parlilitan, 12). Santo Fransiskus Assisi Palipi, 13). Santo Mikhael Pangururan, 14). Santo Fidelis Sigmaringen Parapat, 15). Santo Fransiskus Assisi Saribudolog, 16). Santo Fransiskus Assisi Tigabinanga, 17). Santo Stefanus Martir Pematang Raya, 18). Santa Monika Tiganderket, 19). Santo Yosef Kotapinang, 20). Santo Yohanes dari Salib Simalopuk.

    II. Gereja Paroki/Kuasi Dilayani OFMConv (8 Lokasi):

    1). Santo Yosep Delitua, 2). Santo Fransiskus Assisi Padang Bulan, 3). Santo Yohanes Paulus II Namo Pecawir-Tuntungan, 4). Sang Penebus Bandar Baru, 5). Santo Antonius Padua Tiga Dolok, 6). Santo Maximilianus Kolbe Sipintuangin, 7). Santo Bonaventura Saran Padang, 8). Santa Katarina Tiga Juhar.

    III. Gereja Dedikasi St. Fransiskus (1 Lokasi): Santo Fransiskus Assisi Aek Nabara.

    IV. Kapel Biara Induk Kongregasi Fransiskan (8 Lokasi):

    1. OFMCap – Biara Kamerino Nagahuta
    2. OFMConv – Biara Santo Yosef Delitua
    3. FCJM – Monteluco, Jl. Viyata Yudha - Pematangsiantar
    4. FSE – Medan, Jl. Imam Bonjol
    5. KSFL – Desa Bane - Pematangsiantar
    6. OSCCap – Biara Santa Klara Sikeben
    7. SFMA – Simalingkar B, Jl. Bunga Rampai II - Medan
     8. SFD – Pasar VIII

    TAHUN SANTO FRANSISKUS: YUBILEUM 800 TAHUN TRANSITUS KEUSKUPAN AGUNG MEDAN
    (22 MARET 2026 – 10 JANUARI 2027)

    Pax et Bonum!
    Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,

    Dalam penyelenggaraan ilahi yang penuh rahmat, Gereja Universal pada tahun ini memasuki suatu peristiwa rohani yang sangat bermakna, yakni Yubileum 800 Tahun Transitus Santo Fransiskus dari Assisi (1226–2026). Mengikuti kehendak Bapa Suci Paus Leo XIV serta Dekret Penitensiaria Apostolik, seluruh Gereja diajak untuk mengenangkan dan merayakan saat wafatnya Santo Fransiskus sebagai momen rahmat yang mengundang pembaruan iman bagi umat Allah.

    Delapan abad yang lalu, seorang pemuda dari Assisi yang memilih hidup dalam kemiskinan Injili - yang oleh dunia disebut Il Poverello (Si Miskin dari Assisi) menutup perjalanan hidupnya dengan memuji Tuhan dan menyerahkan diri sepenuhnya ke dalam tangan Bapa. Hidupnya menjadi saksi bahwa Injil bukan sekadar ajaran, melainkan cara hidup yang radikal yang mampu memperbarui Gereja dan dunia. Dia mengundang manusia untuk kembali kepada pertobatan hati, membangun persaudaraan universal, mengasihi orang miskin, merawat ciptaan Tuhan dan menjadi pembawa damai di tengah dunia yang terluka.

    Dalam dunia kita saat ini yang diwarnai oleh konflik, kemiskinan, ketidakadilan sosial dan krisis ekologis, spiritualitas Fransiskan menjadi semakin relevan dalam usaha membarui dunia yang harus dimulai dari pertobatan hati. Karena itu, dengan penuh sukacita pastoral saya memaklumkan bahwa Keuskupan Agung Medan turut merayakan Tahun Yubileum 800 Tahun Transitus Santo Fransiskus sebagai momentum rahmat bagi seluruh umat untuk memperbarui iman, memperdalam kehidupan rohani serta menghidupi Injil secara lebih nyata dalam kehidupan sehari-hari.

    Sebagai tanda kasih Allah melalui Gereja, selama Tahun Yubileum ini diberikan Indulgensi Penuh (Plenaria Indulgentia) bagi umat yang dengan hati bertobat dan memenuhi syarat-syarat berikut:
    1. Menerima Sakramen Rekonsiliasi
    2. Mengikuti Perayaan Ekaristi dan Komuni Kudus
    3. Mendoakan intensi Bapa Suci
    4. Melakukan ziarah devosional ke salah satu tempat ziarah yang ditetapkan di wilayah Keuskupan Agung Medan.

    Demi memudahkan keterlibatan umat yang lebih luas telah ditetapkan 37 tempat ziarah di seluruh wilayah Keuskupan Agung Medan (daftar lengkap terlampir dalam TOR). Berdasarkan spirit Santo Fransiskus yang sangat menekankan kesederhanaan umat cukup mengunjungi satu tempat ziarah terdekat untuk memperoleh rahmat indulgensi. Tidak berhenti pada ziarah atau devosi semata tahun Yubileum ini memanggil kita untuk menghidupi spiritualitas Santo Fransiskus secara nyata melalui berbagai gerakan pastoral yang menyentuh kehidupan umat dan masyarakat.

    Oleh karena itu, saya mengundang seluruh umat Allah di Keuskupan Agung Medan, dengan Keluarga Fransiskan sebagai motor penggerak, untuk menghidupi Tahun Yubileum ini melalui tiga gerakan pastoral utama.

    1. Gerakan Pewartaan Spiritualitas Fransiskan
    Sepanjang Tahun Yubileum ini akan diselenggarakan berbagai seminar, rekoleksi, katekese dan pendalaman iman mengenai spiritualitas Santo Fransiskus, baik secara online maupun offline. Kegiatan ini mengajak umat untuk mengenal kembali kekayaan spiritualitas Fransiskan, yaitu kesederhanaan hidup, persaudaraan universal, cinta kepada orang miskin dan penghormatan kepada seluruh ciptaan. Spiritualitas Santo Fransiskus tidak hanya merupakan kenangan sejarah, tetapi menjadi inspirasi hidup bagi umat masa kini.

    2. Gerakan Aksi Profetis bagi Perdamaian dan Keadilan
    Semangat Fransiskan selalu diwujudkan dalam tindakan nyata. Umat didorong untuk melakukan aksi-aksi profetis konkret, antara lain:
    • Membangun perdamaian dan rekonsiliasi di tengah masyarakat,
    • Memperkuat solidaritas terhadap kaum miskin dan mereka yang tersisih,
    • Mengembangkan dialog antaragama sebagai jalan persaudaraan, serta
    • Mempromosikan gerakan pemeliharaan lingkungan hidup, sejalan dengan semangat Santo Fransiskus dan ajaran Gereja tentang pertobatan ekologis.

    3. Gerakan Rekonsiliasi dan Pembaruan Hidup
    Yubileum adalah saat berahmat untuk mengalami belas kasih Allah. Oleh karena itu paroki- paroki dan komunitas religius didorong untuk mengadakan perayaan rekonsiliasi bersama, pelayanan Sakramen Tobat serta berbagai inisiatif yang mendorong rekonsiliasi dalam keluarga, komunitas dan masyarakat. Setelah mengalami pengampunan Tuhan, umat dipanggil untuk menjadi pembawa rekonsiliasi bagi sesama. Sebagai tanda kesatuan Gereja lokal dalam perayaan ini, ditetapkan beberapa ketentuan pastoral berikut:
    1. Pembukaan resmi Tahun Yubileum dilaksanakan pada Minggu, 22 Maret 2026 di seluruh paroki dalam Perayaan Ekaristi.
    2. Tempat ziarah ditetapkan sebanyak 37 lokasi di wilayah Keuskupan Agung Medan.
    3. Pelayanan Sakramen Rekonsiliasi dimohon agar para imam menyediakan waktu khusus sepanjang Tahun Yubileum ini.
    4. Atribut dan publikasi Yubileum menggunakan leaflet resmi serta tanda peziarah berupa kalung Tau atau Rosario.
    5. Panitia Centenario Fransiskan menjadi animator utama kegiatan ini dalam kerja sama dengan komisi-komisi pastoral dan paroki-paroki.

    Semoga perayaan ini meneguhkan panggilan Gereja sebagai promotor persaudaraan, misi dan pemelihara ciptaan. Panggilan ini semakin diperteguh dalam perjalanan Sinode Diosesan VII. Kiranya Santo Fransiskus dari Assisi menjadi teladan dan pendoa bagi kita semua, agar Gereja Keuskupan Agung Medan sungguh menjadi tanda damai dan harapan bagi dunia.

    Demikian pemakluman ini disampaikan untuk dipedomani dan dilaksanakan dengan sukacita Injili.

    Diberikan di Medan
    Tanggal 16 Maret 2026
    Pada Tahun ke-8 Takhta Metropolitan kami
    Deus Meus et Omnia, †Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap Uskup Keuskupan Agung Medan

    Selamat Jalan Sr. M. Dionisia Marbun, SCMM

    Keuskupan dengan duka cita yang mendalam menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Sr. M. Dionisia Marbun SCMM pada tanggal 10 Maret 2026. Beliau telah mempersembahkan hidupnya secara total dalam pengabdian kepada Tuhan melalui panggilan hidup bakti, dengan kesetiaan, kerendahan hati, dan semangat pelayanan yang tulus bagi Gereja dan sesama. Keuskupan bersyukur atas teladan iman, doa, dan karya pelayanannya yang telah memperkaya kehidupan umat.

    Semoga Allah Bapa yang Maharahim menerima Sr. M. Dionisia Marbun SCMM dalam damai dan kebahagiaan abadi di rumah-Nya, serta menghibur keluarga, kongregasi, dan semua yang berduka dengan pengharapan akan kebangkitan.

    Dukacita dari Kongregasi SCMM Sebelumnya:
    • Sr. M. Renata Barasa, SCMM (13 Jan 2026) 61 Tahun
    • Sr. M. Nirmala Arulay, SCMM (18 Des 2025) 74 Tahun
    • Sr. M. Fransisca Sinaga SCMM (27 Nov 2024) 70 Tahun
    • Sr. M. Alberta Telaumbanua, SCMM (07 Nov 2024) 92 Tahun
    • Sr. M. Lambertin Manalu, SCMM (11 Okt 2024) 60 Tahun

    Selamat Ulang Tahun ke-52 Kanselarius KAM: RP. Adrianus Sembiring OFMCap

    Selamat Ulang Tahun ke-52, Pastor Adrianus Sembiring OFMCap.

    Dengan penuh syukur kami mengucapkan selamat atas bertambahnya usia Pastor. Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan kesehatan, kebijaksanaan, dan sukacita dalam setiap pelayanan Pastor sebagai Sekretaris Keuskupan Agung Medan.

    Kiranya Roh Kudus terus menuntun langkah Pastor dalam menggembalakan umat serta menjadi berkat bagi banyak orang. Terima kasih atas dedikasi, keteladanan, dan pengabdian Pastor bagi Gereja.

    Tuhan memberkati selalu.

    Selamat Jalan Sr. Maria Munthe KYM

    Dengan hati yang penuh duka namun juga syukur, kami menyampaikan:

    Telah berpulang ke rumah Bapa di surga, Sr. Maria Munthe KYM, setelah menapaki perjalanan hidup panggilan yang panjang, penuh kasih, dan setia.

    Dalam diam dan kesederhanaannya, Suster Maria telah menghadirkan wajah Kristus bagi banyak orang — melalui doa, pelayanan, dan cinta kasih yang tulus.

    Hidupnya menjadi cermin dari Sabda Tuhan dan menjadi moto panggilannya: “Aku bekerja segiat-giatnya, hanya untuk Tuhan Allahku” 1 Raja-raja 19:10a.

    Kini, setelah menunaikan panggilan sucinya di dunia, ia dipanggil untuk menikmati perjamuan kekal bersama Tuhan yang menjadi kasih dan pusat hidupnya.

    Kami percaya bahwa Suster Maria telah mendengar suara lembut Sang Gembala: “Baik sekali perbuatanmu itu, hamba-Ku yang baik dan setia... Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.” (Matius 25:21)

    Bagi kami yang ditinggalkan, kepergian Suster Maria meninggalkan ruang hampa, namun juga meninggalkan warisan rohani — teladan iman, kesetiaan dalam pengabdian, dan hati yang selalu siap melayani dengan kasih.

    Kiranya semangat dan cintanya menjadi benih kebaikan yang terus tumbuh di hati setiap orang yang pernah mengenalnya.

    Duka sebelumnya dari Kongregasi KYM Keuskupan Agung Medan:
    • Sr. M. Laurensia Sipayung, KYM (9 Nov 2025) 35 Tahun
    • Sr. M. Mauricia Sihotang KYM (5 Ags 2025) 35 Tahun
    • Sr. M. Bernadetta Purba KYM (10 Jul 2025) 83 Tahun
    • Sr. M. Plasidia Pardede KYM (10 Jul 2025) 86 Tahun

    Selamat Jalan Sr. M. Ancilla Hasugian FCJM

    Keuskupan Agung Medan dengan duka yang mendalam, menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Sr. M. Bernarda Manalu FCJM pada tanggal 1 Maret 2026 pada usia 81 tahun. Suster ini telah mempersembahkan hidupnya secara total dalam pengabdian kepada Tuhan melalui panggilan hidup bakti, dengan kesetiaan, kerendahan hati, dan semangat pelayanan yang tulus bagi Gereja dan sesama. Keuskupan bersyukur atas teladan iman, doa, dan karya pelayanannya yang telah memperkaya kehidupan umat.

    Semoga Allah Bapa yang Maharahim menerima Sr. Bernarda Manalu FCJM dalam damai dan kebahagiaan abadi di rumah-Nya, serta menghibur keluarga, kongregasi, dan semua yang berduka dengan pengharapan akan kebangkitan.

    Duka sebelumnya dari Kongregasi FCJM Keuskupan Agung Medan:
    • Sr. M. Ancilla Hasugian FCJM (27 Jan 2026) 83 Tahun
    • Sr. M. Fransiska Laia FCJM (07 Okt 2025) 59 Tahun
    • Sr. M. Secilia Siringoringo FCJM (11 Juni 2025) 84 Tahun
    • Sr. Venantia Tamba FCJM (19 April 2025) 60 Tahun
    • Sr. M. Juliana Nainggolan FCJM (13 Okt 2024) 68 Tahun
    • Sr. M. Anastasia Samosir FCJM (03 Okt 2024) 66 Tahun

    Penerimaan Mahasiswa Baru STP St Bonaventura KAM 2026

    0

    Pendaftaran Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Pastoral St. Bonaventura KAM s.d. 07 Agustus 2026

    Info selengkapnya silahkan mengunjungi website : STP St. Bonaventura KAM

    Warta Kuria (Desember 2025 – Januari 2026)

     

    19/12/2025
    1. Ziarah Yubileum Kuria, Komisi dan Panitia Yubileum KAM

    Pada tanggal 19 Desember 2025, seluruh karyawan dan staf Kuria serta Komisi Keuskupan Agung Medan, termasuk Panitia Yubileum KAM, melaksanakan ziarah ke pintu suci Gereja Katedral Santa Perawan Maria Yang Dikandung Tanpa Noda yang berlokasi di Jl. Pemuda 1, Medan. Sehari sebelumnya, semua peserta menerima rahmat pengampunan Tuhan melalui rekonsiliasi dalam Sakramen Tobat. Peziarahan diawali dengan doa bersama di Gedung Catholic Center serta peserta dibekali dengan tongkat untuk berjalan menuju Gereja Katedral. Perjalanan selama sekitar satu jam ini menunjukkan Gereja yang sedang berziarah menuju Kerajaan Allah. Tanpa teriakan atau kerumunan yang mengganggu lalu lintas, perjalanan iman untuk memperoleh indulgensi penuh memberikan pengalaman spiritual yang mendalam bagi peserta. Sinodalitas, yang menggambarkan Gereja yang berjalan bersama, terlihat jelas dalam langkah-langkah mantap yang mengantarkan seluruh peserta menuju porta sancta, pintu rahmat, dan pintu pengampunan yang merupakan simbol kasih Tuhan yang terbuka lebar dalam Tahun Yubileum Pengharapan.

    Ekspresi para imam, suster, frater, dan umat awam yang mendambakan pengampunan dari konsekuensi dosa, mereka sangat terlihat bersinar saat tiba di tujuan. Keringat yang mengalir merupakan tanda kesungguhan untuk memperoleh rahmat istimewa ini. Setelah beristirahat sejenak, dalam suasana hening, para peserta memasuki pintu suci dengan mengucapkan doa yang telah dipersiapkan. Keempat langkah yang ditetapkan untuk memperoleh indulgensi penuh dituntaskan dengan perayaan Ekaristi Yubileum yang dipimpin langsung oleh Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap. Dalam khotbah yang penuh semangat, Bapa Uskup menekankan bahwa memasuki porta sancta adalah simbol pertobatan, keinginan untuk diperbarui, dan kesiapan untuk diutus kembali sebagai saksi harapan di dunia. Harapan tidak akan mengecewakan karena kasih Tuhan telah dicurahkan ke dalam hati. Peziarahan rohani ini menegaskan panggilan Gereja untuk terus melangkah dalam iman, setia dalam pelayanan, dan mantap dalam harapan.

    20/12/2025
    2. Tahbisan Imam Diosesan KAM

    Sukacita umat Keuskupan Agung Medan, khususnya umat Paroki Gembala Yang Baik Lubuk Pakam, meluap dalam perayaan Tahbisan Imam baru pada 20 Desember 2025. Ribuan umat yang memenuhi tempat perayaan di Paroki Lubuk Pakam turut berdoa untuk penahbisan enam Imam Diosesan yang baru. Cuaca yang cerah menampakkan sukacita alam ciptaan dalam menyediakan dirinya sebagai momen terbaik bagi perayaan Ekaristi Tahbisan Imam yang dipimpin oleh Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap.

    Mereka yang dipilih untuk tugas pelayanan imamat ialah RD. Chrystian Loudry Malau (Paroki Lubuk Pakam), RD. Imanuel Purba (Paroki Saribudolok), RD. Karyanto. W. Y. Simangunsong (Paroki Aek Nabara), RD. Reza Vanianta Ginting (Paroki Lawe Desky), RD. Sandarut Paulus Tambunan (Paroki Tarutung) dan RD. Sumardiono Sihombing (Paroki Cibinong, Keuskupan Bogor). Semoga mereka semua menjadi imam yang berbau domba. Semoga mereka menjadi tanda kehadiran Allah di tengah-tengah umat melalui pelayanan kasih yang dijalankan dengan hati suci. Semoga mereka mengenakan pakaian kesucian dan seluruh umat dipenuhi sorak-sorai. Proficiat!

    22/12/2025
    3. Audiensi DPU Suster KYM

    Pada tanggal 22 Desember 2025, DPU Suster Kongregasi KYM didampingi oleh RD. Hamjani Simbolon sebagai Moderator, bertatap muka dengan dengan Bapa Uskup dalam rangka audiensi tahunan di Gedung Catholic Center Medan. Lebih dari pada sekedar laporan, kunjungan ini menyatakan sinodalitas kongregasi KYM dengan Bapa Uskup sebagai gembala di Keuskupan Agung Medan. Audiensi ini juga sebagai tanda nyata ketaatan kongregasi dan kerinduan para puteri untuk berbicara kepada bapanya.

    Perjumpaan sinodal yang penuh kehangatan ini menjadi kesempatan Pimpinan Umum Kongregasi KYM, Sr. Maria Caroline Naibaho KYM, untuk meminta nasehat dan arahan dari Bapa Uskup sebagai tanggapan atas laporan perjalanan Kongregasi KYM selama 2025. Bapa Uskup mengapresiasi kesetiaan suster KYM yang berpartisipasi aktif menjalankan misi Gereja dengan menyediakan tenaga-tenaga pastoral yang dibutuhkan oleh keuskupan. Bapa Uskup mengharapkan supaya Kongregasi KYM semakin setia menghayati spiritualitas kongregasi dan tetap sadar bahwa Kongregasi adalah bagian dari dan mengabdi sepenuhnya kepada Gereja. Semoga Kongregasi KYM semakin mengakarkan diri pada kharisma kongregasi, sehingga hidup dan karya kasih para suster KYM sungguh-sungguh dinikmati oleh umat beriman. Vikep Pro Religius KAM yang turut hadir dalam audiensi ini mengingatkan para suster akan statusnya sebagai kongregasi diosesan yang wajib menyediakan lagi tenaga-tenaga pastoral yang dimintakan oleh Bapa Uskup. Tetaplah berkobar.

    23/12/2025
    4. Aksi Solidaritas Kuria, Komisi, Pegawai dan Relawan KAM di Aceh Tamiang

    Pada tanggal 23 Desember 2025, Bapa Uskup bersama staf Kuria, Komisi, pegawai Keuskupan Agung Medan dan sejumlah relawan melakukan aksi solidaritas ke Kabupaten Aceh Tamiang. Bapa Uskup dan rombongan menempuh perjalanan yang cukup panjang dari Medan membawa bantuan sembako serta menyediakan diri untuk bekerja membersihkan rumah dan sekolah yang terdampak banjir bandang. Setibanya di Posko Kecamatan Bandar Pusaka, rombongan relawan Keuskupan Agung Medan bergandengan tangan menurunkan bantuan yang telah dipersiapkan dengan penuh kasih. Bapa Uskup secara langsung menyerahkan bantuan kepada kepala desa setempat sebagai wujud kepedulian Gereja yang nyata kepada siapa saja yang sedang mengalami kesulitan.

    Wilayah ini dihuni oleh pemeluk Agama Islam, tak ada seorang pun umat Katolik. Namun dari situ, Gereja hendak menunjukkan bahwa pelayanan kasih tidak mengenal perbedaan suku, agama, ras dan antar golongan. Kegiatan karitatif ini sungguh menghadirkan wajah Gereja Katolik yang inklusif dan terbuka bagi semuanya. Makan siang yang disediakan oleh Kepala Desa bagi rombongan Keuskupan yang bekerja sama dengan Universitas Samudera sungguh menambah suasana persaudaraan yang peduli dan hangat. Semoga semangat persaudaraan semakin dialami dalam setiap peristiwa kehidupan.

    28/12/2025
    5. Penutupan Tahun Yubileum 2025

    Sejak dibuka pada tanggal 28 Desember 2024, Pintu Suci Gereja Katedral Medan ramai dikunjungi oleh umat Keuskupan Agung Medan untuk mendapatkan indulgensi penuh yang dianugerahkan oleh Gereja. Panitia Yubileum KAM mencatat sebanyak 35.772 peziarah yang telah memasuki Porta Sancta ini. KAM sangat bersyukur atas atas antusiasme umat yang begitu tinggi untuk mendapatkan karunia rohani ini. Oleh karena itu, pada tanggal 28 Desember 2025, Bapa Uskup Agung Medan menutup Tahun Yubileum 2025 di Keuskupan Agung Medan di Gereja Katedral Medan melalui perayaan Ekaristi. Dalam perayaan agung ini, dibacakan dekret penutupan Tahun Yubileum 2025. Sebagai kenangan akan kegiatan rohani yang telah dijalankan selama tahun Yubileum 2025, Bapa Uskup menandatangani prasasti Yubileum. Uskup Agung Medan juga secara simbolis menyerahkan salib Yubileum kepada Pastor Paroki Katedral Medan sebagai peneguhan bahwa semangat Yubelium tetap hidup dan diteruskan dalam pelayanan Gereja. Bapa Uskup kemudian memukul gong sebanyak 7 kali sebagai tanda berakhirnya Tahun Yubileum 2025 di KAM.

    Porta Sancta sudah ditutup. Dikobarkan oleh rahmat indulgensi yang telah dikaruniakan, kita tetap melanjutkan pezirahan pengharapan dalam tuntunan belas kasih Tuhan. Bapa Uskup mengutus umat untuk membawa rahmat, harapan dan semangat pembaruan yang telah diterima ke dalam kehidupan sehari-hari.

    29/12/2025
    6. Bantuan Bencana dari Kementerian Agama RI

    Pada tanggal 29 Desember 2025, Kementerian Agama Republik Indonesia, diwakili oleh Wakil Menteri Agama melakukan kunjungan kepada Bapa Uskup Agung Medan. Pertemuan ini menjadi ungkapan nyata kepedulian dan solidaritas negara terhadap umat yang terdampak bencana alam. Dalam kesempatan tersebut, Wamenag menyerahkan bantuan tanggap darurat bagi korban banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Keuskupan Agung Medan. Bantuan finansial sebesar dua ratus juta rupiah diperuntukkan bagi perbaikan rumah-rumah ibadah di Keuskupan Agung Medan. Selain itu, disalurkan pula bantuan 100 juta rupiah untuk wilayah Provinsi Aceh, dan Rp. 1,7 miliar bagi wilayah Sibolga - Tapanuli Tengah.

    Bapa Uskup Agung Medan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Kementerian Agama Republik Indonesia. Bantuan ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan, perbaikan rumah ibadah serta penguatan harapan umat yang tengah berjuang bangkit dari situasi bencana. Pertemuan ini menampakkan semangat kebersamaan, gotong royong dan kehadiran negara di tengah masyarakat lintas iman yang sedang mengalami masa sulit, khususnya menjelang akhir tahun 2025.

    7. Launching Berbakti KAM 08/1/2026

    Pada tanggal 8 Januari 2026, pukul 18.00 – 22.00 WIB, bertempat di Regale International Convention Center Medan, Keuskupan Agung Medan mengadakan acara launching Berbakti KAM yang dihadiri oleh ratusan hadirin yang terdiri dari pengurus Yayasan Berbakti KAM, pengurus Yayasan Pendidikan di KAM dan pengusaha Katolik yang menjadi donatur bagi lembaga karitatif ini. Acara yang mengusung tema, Diakonia Kasih Dalam Gereja Yang Berjalan Bersama ini memperkenalkan Berbakti KAM sebagai Badan Penerima Sumbangan dan Bantuan Amal Keagamaan Katolik Keuskupan Agung Medan yang didirikan oleh Uskup Agung Medan dengan Akte Notaris No 11 tertanggal 12 Agustus 2025. Lembaga Penerima Sumbangan Keagamaan (LPSK) ini Disahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan – Kementerian Agama Perdirjen Bimas Katolik No. 186 tahun 2025 dan Kementerian Keuangan Perdirjen Pajak No. PER-22/PJ/2025.

    BERBAKTI KAM sebagai LPSK agama Katolik nomor dua setelah BAKKAT KAJ, memiliki visi Menjadikan Umat Allah sadar untuk memberikan amal kasih dari penghasilannya. Visi ini ditempuh dengan kegiatan menghimpun dan mengelola sumbangan pemeluk Agama Katolik yang dapat mengurangi pajak penghasilan pribadi dari perorangan maupun pajak badan dan menyalurkan sumbangan dana kepada umat yang membutuhkan agar setiap orang dapat hidup sesuai martabatnya sebagai manusia. Pada acara lanching ini, langsung diperkenalkan beberapa akun yang bisa dikunjungi untuk memberikan sumbangan secara online. IG: @berbaktikam; Website: berbaktikam.com. RD. Fernandus Saragih sebagai direktur eksekutif BERBAKTI KAM menerangkan dengan jelas langkah-langkah untuk memberikan sumbangan sebagaimana tertera dalam situs yang telah diciptakan. Mari berbagi kasih melalui badan amal ini.

    8. Ekaristi Pembukaan Sinode Diosesan VII KAM 09/1/2026

    Pada tanggal 9 Januari 2026, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap secara resmi membuka Sinode Diosesan VII Keuskupan Agung Medan dalam Perayaan Ekaristi di Gereja Katedral Medan. Dalam perayaan ini, dekret pembukaan Sinode Diosesan VII KAM dibacakan, lilin Sinode dinyalakan, Gong dipukul dan pohon Kalpataru sebagai lambang Sinode yang akan berkembang subur dan kokoh diberkati. Dengan pembukaan ini, seluruh rangkaian kegiatan yang telah disusun, agenda dan vademecum dinyatakan mulai berlaku. Setelah homili, Bapa Uskup melantik anggota kanonis Sinode yang berjumlah 152 orang. Sinode Diosesan VII KAM yang bertema ‘Gereja KAM berjalan bersama untuk mendengarkan, meneguhkan dan mewartakan,’ akan berlangsung hingga tahun 2027. Seluruh umat Allah diajak untuk memasuki semangat Gereja yang berjalan bersama, sebuah peziarahan iman yang menekankan kesediaan untuk saling mendengarkan, meneguhkan satu sama lain dan mewartakan Injil di tengah dunia. Melalui proses Sinode, Gereja Keuskupan Agung Medan diteguhkan untuk melangkah bersama sebagai satu tubuh, membuka hati terhadap bisikan Roh Kudus, serta berani mengambil bagian dalam perutusan Gereja universal.

    Sinode Diosesan VII KAM adalah momen pembaruan Pastoral agar Gereja semakin setia pada panggilannya. Bapa Uskup mengingatkan kembali bahwa Sinode bukan sekedar pelaksanaan sidang-sidang untuk membahas dan menghasilkan rumusan teologis serta dokumen-dokumen resmi. Sinode menghadirkan secara lebih nyata Gereja sebagai persekutuan yang mendengarkan dan berjalan bersama. Kegiatan mendengarkan pada acara pembukaan ini dipraktekkan dalam acara Takshow yang menghadirkan lima orang narasumber yang mewakili berbagai profesi, termasuk difabel. Mereka mengungkapkan pengalaman sukacita dan duka atau luka yang mereka alami dalam pergulatan iman. Selamat bersinode.

    9. Kunjungan Sr. Kapusin Maria Rubatto ke kuria KAM 13/1/2026

    Pada tanggal 13 Januari 2026, Bapa Uskup menerima kunjungan Sr. Weini SCMR dan Sr. Beatrice SCMR dari kongregasi suster-suster Kapusin Maria Rubatto yang hidup dan berkarya di Kuasi Paroki Simallopuk. Menanggapi deportasi kedua suster SCMR pada akhir tahun 2025, Sr Weini, berkebangsaan Eriteria, diutus oleh kongregasi khusus untuk menemani Sr. Beatrice selama dua bulan di Simallopuk. Meskipun tidak mampu sama sekali berbahasa Indonesia, dia menyemangati Sr. Beatrice untuk tetap tekun melanjutkan misi kongregasi di Keuskupan Agung Medan. Sebagai bapa, Mgr. Kornelius Sipayung menyambut kedatangan suster ini yang ingin pamitan untuk pulang ke negeranya setelah visanya berakhir. Sukacita mereka berjuang mempelajari budaya dan bahasa di Simallopuk diteguhkan oleh Bapa Uskup dengan kata-kata penyemangatan dan pemberian berkat khusus. Selamat jalan Sr. Weini, selamat melanjutkan karya Sr. Beatrice SCMR.

    Sampai jumpa dalam aktualita KAM selanjutnya.

    RP. Adrianus Sembiring OFMCap
    Kanselarius Keuskupan Agung Medan

    Kuasi Paroki Pangaribuan

    Pelindung Santo Petrus dan Paulus
    Buku Paroki Sejak 24 Februari 2026 yang sebelumnya bergabung dengan Paroki Santa Maria Tarutung, sesuai dengan SK Uskup KAM No: 145/PAR/PGB/KA/II/'26
    Meliputi Wilayah Sekitar Kabupaten Tapanuli Utara (Kec. Pangaribuan, Sipahutar, Garoga dan Siatas Barita) Provinsi Sumatera Utara
    Alamat Jl. Garoga - Lumban Sormin, Kec. Pangaribuan, Kab. Tapanuli Utara, Sumatera Utara
    HP / WA -
    Email -
    Jumlah Umat 678 KK & 3.176 Jiwa (per Februari 2026)
    Jumlah Stasi 19
    Administrator Kuasi Paroki RD. Ronal Sitanggang 06 Maret 1987
    Vikaris Parokial RD. Karyanto Waldo Yulianus Simangunsong 09 Januari 1997
    Gereja Stasi
    1) Lumban Sormin, St. Petrus dan Paulus 11) Panjaitan, St. Fidelis
    2) Parsorminan, St. Maria Ratu Damai 12) Lobu Tolong, St. Albertus Agung Magnius
    3) Sibingke, St. Ignatius 13) Lumban Julu, St. Paulus
    4) Parsibarungan, St. Barnabas 14) Sidagal, St. Felix
    5) Rahut Bosi, St. Paulus 15) Gonting Pege, St. Paskalis
    6) Sigotom, St. Petrus 16) Garoga, St. Maria
    7) Sitarindak, St. Laurentius 17) Dano Horbo, St. Elisabeth
    8) Sipahutar, St. Theresia dari Avila 18) Parinsoran, St. Maria Ratu Rosari
    9) Silima Bahal, St. Monika 19) Sibalanga, St. Yustinus
    10) Silitonga, St. Maria Ratu Para Malaikat

    RIP Br John Brito Rismario BM

    0
    Dengan hati yang berduka namun penuh iman akan kebangkitan,

    kami menyampaikan turut berbelasungkawa yang mendalam atas berpulangnya

    Bruder John de Brito Rismario, BM, Kongregasi Bruder Budi Mulia.

    Kepergian Bruder John de Brito menjadi kehilangan bagi Gereja dan Kongregasi. Dalam hidup bakti dan pelayanan hariannya, ia telah berusaha menghadirkan semangat Kristus yang rendah hati, taat, dan penuh kasih — sebagaimana diwariskan dalam spiritualitas Kongregasi Budi Mulia.

    Kami bersyukur atas ketekunan, kesederhanaan, dan semangat pengabdiannya, yang menjadi kesaksian nyata nilai Budi Mulia: hidup dalam kasih, kerendahan hati, dan pelayanan bagi sesama, terutama mereka yang membutuhkan.

    Dalam terang iman akan Kristus yang wafat dan bangkit, kita percaya bahwa hidupnya yang dipersembahkan bagi Tuhan tidaklah sia-sia.

    Sabda Tuhan menguatkan kita: “Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, gunung batuku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.” Mazmur 73 : 26

    Kiranya Tuhan, sumber segala kebaikan, menganugerahkan istirahat kekal kepada Bruder John de Brito, dan terang abadi bersinar atasnya.

    Pendaftaran SMCS Pematangsiantar T.P. 2026/2027

    0

    Silahkan calon siswa datang ke lokasi Seminari Menengah Christus Sacerdos pada waktu test Gelombang 2 (20 Feb 2026) dan Gelombang 3 (27 Feb 2026). Terima kasih.

    Info selengkapnya silahkan mengunjungi website dan lihat brosur di atas : 

    sma-seminari.org
    Brosur Pendaftaran SMCS Pematang Siantar-2