Rabu, Agustus 12, 2026
Lainnya
    BerandaKabar KAMDukaRequiescat in Pace Sr Yohanna Timmer OSCCap

    Requiescat in Pace Sr Yohanna Timmer OSCCap

    Keuskupan Agung Medan menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Sr. M. Yohanna Timmer, OSCCap, pada 12 Agustus 2026 dalam usia 96 tahun. Kepergian Suster Yohanna meninggalkan duka bagi keluarga, komunitas para Suster Klaris Kapusines (OSCCap), serta Gereja yang telah menerima dan mengalami buah pengabdian hidupnya.

    Sr. M. Yohanna Timmer merupakan seorang suster misionaris dari Biara Santa Klara Senden, Jerman, yang diutus ke Indonesia. Dengan hati yang terbuka dan semangat pelayanan, ia membawa kekayaan panggilan kontemplatif serta spiritualitas hidup doa ke tanah misi, khususnya ke Gunungsitoli, Kepulauan Nias, Sumatera Utara.

    Kehadiran Sr. Yohanna dan para suster Klaris OSCCap di Gunungsitoli menjadi bagian penting dalam perjalanan berkembangnya kehidupan kontemplatif di wilayah Keuskupan Agung Medan. Melalui doa, keheningan, persaudaraan, dan kesetiaan dalam hidup bakti, para suster memberikan kesaksian bahwa karya misi Gereja tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan aktif, tetapi juga melalui hidup yang sepenuhnya dipersembahkan kepada Allah dalam doa dan kontemplasi.

    Perjalanan tersebut kemudian berkembang. Pada tahun 1991, para Suster Klaris anggota komunitas Gunungsitoli membuka cabang baru di Sikeben, Keuskupan Agung Medan. Kehadiran komunitas ini menjadi awal dari sebuah perjalanan rohani yang kelak memiliki tempat istimewa dalam kehidupan Gereja di Keuskupan Agung Medan.

    Tiga tahun kemudian, pada 1994, Tahta Suci merestui dan mengeluarkan Surat Deklarasi Kemandirian Biara Santa Klara Sikeben sebagai biara otonom. Peristiwa ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan kehidupan kontemplatif para Suster Klaris Kapusines di Indonesia. Di balik perjalanan tersebut terdapat kesetiaan para suster yang dengan tekun menghidupi panggilan mereka dalam doa, keheningan, pengorbanan, dan persaudaraan.

    Dalam perjalanan panjangnya, Sr. M. Yohanna Timmer, OSCCap, telah menjadi bagian dari sejarah dan pertumbuhan kehidupan kontemplatif di Gereja lokal. Kesaksiannya mengingatkan kita bahwa doa yang tersembunyi dalam keheningan pun merupakan pelayanan yang sangat berharga bagi Gereja dan dunia. Hidup yang dipersembahkan kepada Tuhan dalam kesetiaan menjadi benih yang terus bertumbuh dan menghasilkan buah bagi banyak orang.

    Kini, setelah 96 tahun menjalani perjalanan hidup dan panggilan, Sr. M. Yohanna Timmer telah menyelesaikan peziarahannya di dunia. Kita percaya bahwa Tuhan yang telah memanggil dan menuntunnya dalam perjalanan hidup bakti, kini menyambutnya dalam rumah-Nya yang kekal.

    Sabda Tuhan dalam Wahyu 14:13 menjadi sumber penghiburan bagi kita:

    “Berbahagialah orang-orang yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini. Sungguh, kata Roh, supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka, karena segala perbuatan mereka menyertai mereka.”

    Keuskupan Agung Medan menyampaikan doa dan penghiburan kepada keluarga besar para Suster Klaris Kapusines (OSCCap), komunitas Biara Santa Klara Sikeben, para suster di Gunungsitoli, keluarga, sahabat, serta semua umat yang mengenal dan mengalami kesaksian hidup Sr. M. Yohanna Timmer.

    Semoga teladan hidup, kesetiaan dalam panggilan, semangat misioner, serta kehidupan doa dan kontemplasi yang telah diwariskannya terus menjadi inspirasi bagi Gereja. Semoga pula Biara Santa Klara Sikeben senantiasa menjadi tempat di mana doa, keheningan, dan persembahan diri kepada Tuhan terus menjadi kekuatan bagi kehidupan dan perutusan Gereja.

    Selamat jalan, Sr. M. Yohanna Timmer, OSCCap.
    Terima kasih atas kesetiaan dalam panggilan, atas doa dan pengabdian, serta atas bagian yang telah Suster berikan dalam perjalanan Gereja di Keuskupan Agung Medan.

    Kiranya Kristus, yang telah Suster cintai dan layani sepanjang hidup, menerima Suster dalam pelukan kasih-Nya dan menganugerahkan kehidupan kekal.

    Berikanlah istirahat kekal kepadanya, ya Tuhan, dan semoga terang abadi menyinarinya. Semoga ia beristirahat dalam damai. Amin.

    Artikel Terkait

    KARYA PENDIDIKAN

    JADWAL USKUP & VIKJEN

    KALENDER LITURGI