Jumat, Mei 15, 2026
Lainnya
    BerandaWarta Kuria KAMWarta Kuria (Maret-April 2026)

    Warta Kuria (Maret-April 2026)

    1. Berjalan Bersama Menjadi Garam dan Terang Dunia 27 Mar 2026

    Audiensi KSFL dengan Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap pada 27 Maret 2026 menjadi momen syukur dan evaluasi atas hidup dan karya para suster KSFL di Indonesia. Bapa Uskup menegaskan pentingnya audiensi tahunan, buah doa yang nyata dalam hidup harian, serta pendalaman iman untuk meneguhkan pelayanan kongregasi.

    KSFL, dengan jumlah anggota 295 suster yang terlibat dalam karya pendidikan, kesehatan, pastoral, dan sosial, hadir di Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Papua. Perayaan Yubileum 100 tahun KSFL melahirkan komitmen lima tahunan, yakni pendalaman hidup rohani, penguatan persaudaraan, rencana pemekaran regio, pembukaan formatio di Papua, revitalisasi karya sosial, penguatan JPIC dan media serta persiapan misi ke Timor Leste. Sepanjang tahun 2026 karya dan refleksi KSFL difokuskan pada tema: “Berjalan Bersama Menjadi Garam dan Terang Dunia seturut Kharisma dan Spiritualitas KSFL.

    Bapa Uskup meminta agar laporan yang disampaikan kongregasi dalam audiensi selama 1 jam 10 menit ini diisi dengan refleksi persaudaraan dan peristiwa penting dalam terang kehendak Allah. Komitmen KSFL di bidang ekologi, media, keluarga dan human trafficking diarahkan pada seruan Paus Fransiskus pada Tahun Hidup Bakti (2014) “awaken the world,” agar hidup bakti menjadi tanda profetis. Beliau juga menyampaikan kebutuhan tenaga KSFL untuk sekretariat, komisi keluarga, ahli hukum Gereja dan katekis, serta mengingatkan dukungan dana bagi dua seminaris dan masa berlaku Conventio Scripta sampai 2027.

    Uskup dan moderator mengapresiasi stabilitas dan semangat KSFL, khususnya di tempat miskin. Sr. Oktaviana, sambil mengucapkan terima kasih, menegaskan kembali komitmen mereka untuk menghidupi spiritualitas “membangunkan dunia”, bermedia sosial secara bijak, menata kunjungan keluarga, menindaklanjuti permintaan tenaga dan biaya seminaris, serta mendukung studi S3 Sr. Gerarda. Bapa Uskup memberikan berkat untuk meneguhkan hidup dan karya para suster KSFL.

    2. Menggali Warisan Leluhur, Menguatkan Persaudaraan bersama Parsadaan Purba Pakpak
    27 Mar 2026

    Panitia Harungguon Bolon, Patappei Sihilap, dan Marsombuh Sihol Parsadaan Purba Pakpak Boru Panagolan wilayah Kota Medan dan sekitarnya mengadakan audiensi kepada Uskup Agung Medan pada 27 Maret 2026. Dalam pertemuan ini, panitia menyerahkan proposal kegiatan sekaligus memohon arahan pastoral dan peneguhan atas rencana pelaksanaan Harungguon Bolon dan Patappei Sihilap. Audiensi ini menunjukkan kecintaan Gereja kepada budaya lokal sebagai wadah pewartaan iman.

    Harungguon Bolon merupakan musyawarah besar adat Simalungun untuk mengambil keputusan-keputusan penting, sedangkan Patappei Sihilap adalah upacara pengukuhan atau pelantikan pengurus adat. Kedua kegiatan ini bertujuan untuk mempererat persaudaraan, melestarikan budaya serta meneguhkan kepemimpinan dalam komunitas Parsadaan Purba Pakpak Boru Panagolan, sehingga nilai-nilai adat dan iman berjalan seiring di tengah dinamika zaman.

    Dalam arahannya, Uskup Agung menekankan pentingnya menggali dan menghidupi kembali nilai-nilai luhur warisan leluhur, khususnya semangat Opung Parultop-ultop Purba Pakpak Panagolan. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi kekuatan untuk membangun persatuan, memupuk kebersamaan yang perlu diwariskan lintas generasi, bahkan dirumuskan secara konkret dalam anggaran dasar dan rumah tangga komunitas. Atas bimbingan dan sambutan hangat ini, panitia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih, sekaligus termotivasi untuk terus menghidupi semangat persaudaraan dan kearifan leluhur dalam kehidupan sehari-hari.

    3. Menata Arah Pelayanan dan Pemulihan Pascabencana 2026
    28 Mar 2026

    Yayasan Caritas PSE KAM menggelar Rapat Tri Organ pada 28 Maret 2026 untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun 2025 sekaligus merumuskan arah pelayanan tahun 2026. Rapat yang mempertemukan Dewan Pembina, Dewan Pengawas dan Dewan Pengurus ini membahas berbagai program strategis yang tetap mengacu pada divisi-divisi pelayanan yang telah berjalan, dengan penekanan khusus pada upaya pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera Utara dan Aceh Tamiang.

    Fokus utama program tahun 2026 meliputi pemulihan ekonomi, pendidikan serta pembangunan hunian tetap dan rekonstruksi rumah bagi masyarakat terdampak banjir. Sebanyak 639 kepala keluarga (KK) rentan menjadi sasaran program pemulihan ekonomi, disertai perhatian khusus bagi 166 mahasiswa di wilayah terdampak. Selain itu, direncanakan pembangunan dan rekonstruksi sekitar 50 unit rumah di beberapa daerah, antara lain Pakkat, Dolok Sanggul, Tarutung, Pangkalan Brandan dan Aceh Tamiang. Duduk bersama ini juga menegaskan pentingnya advokasi di bidang lingkungan hidup dan ekologi, sejalan dengan semangat ensiklik Laudato Si’ serta penguatan upaya pencegahan tindak pidana perdagangan manusia.

    Masukan yang konstruktif dari Dewan Pembina dan Dewan Pengawas menjadi landasan penting bagi Dewan Pengurus dalam menyempurnakan program kerja dan penyusunan anggaran 2026. Setiap langkah pelayanan Caritas PSE KAM diharapkan semakin terarah, berkelanjutan dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang terdampak bencana sekaligus menjaga martabat dan keutuhan kehidupan bersama.

    ...
    4. Panggilan berjalan bersama untuk mendengarkan, meneguhkan dan mewartakan 30-31 Mar 2026

    Hari Pengudusan Imam Keuskupan Agung Medan tahun 2026 dirayakan di CC PPU Pematangsiantar, 30–31 Maret 2026. Sebanyak 203 imam dan para diakon hadir dalam persekutuan ini. Melalui tema Yubileum St. Fransiskus Assisi, Bapa Uskup Kornelius Sipayung, OFMCap menegaskan kembali bahwa imam bukan untuk dirinya sendiri, melainkan dipanggil untuk masuk ke dalam misi Yesus. Imam pertama-tama dipanggil untuk tinggal bersama Yesus dan mengalami keintiman dengan-Nya. Kedalaman relasi ini melahirkan kekuatan untuk bermisi dan mewartakan Kerajaan Allah.

    Rekoleksi pengudusan imam dibawakan oleh RP. Fictorium Natanael Ginting OFMConv, yang memperkenalkan kembali figur St. Fransiskus, sejarah pertobatannya dan makna Tahun Yubileum Fransiskan yang dipromulgasikan oleh Paus Leo XIV. Dalam semangat “Il Signore vi dia la pace” – “Tuhan memberi kalian damai” – para imam diajak menghidupi kembali spiritualitas Fransiskus, yakni damai, belarasa (misericordia), kesederhanaan dan kedekatan dengan Injil. Paus Fransiskus melalui ensiklik Fratelli Tutti, Christus Vivit dan Laudato Si’ menekankan kembali penghayatan semangat ini dan menuntun Gereja untuk keluar dari mentalitas institusionalisasi dan kembali kepada Injil sebagai Kabar Gembira dan persona Kristus sendiri. St. Fransiskus dihadirkan sebagai teladan yang “menghidupi Injil” lebih daripada sekadar mewartakannya. Tugas utama Gereja dan para imam, demikian ditekankan, adalah menghidupi Injil secara konkret di tengah dunia yang terluka, dalam pangkuan Gereja dan bersama umat.

    Puncak perayaan berlangsung pada 31 Maret 2026 pukul 17.00 dengan Misa Pembaruan Janji Imamat dan Pemberkatan Minyak Krisma di Gereja Jl. Sibolga, Pematangsiantar, dipimpin oleh Mgr. Kornelius Sipayung, OFMCap. Sekitar 300-an imam ikut berkonselebrasi. Dalam homilinya, Bapa Uskup kembali menegaskan inti imamat sebagai pengabdian total kepada Allah melalui Ekaristi. Sumber dan puncak kehidupan Gereja ini menguduskan imam dan umat Allah. Oleh karena itu, imam dipanggil untuk terus memupuk keintiman dengan Kristus dalam doa dan meditasi. Perayaan Misa Krisma ini menampakkan kesatuan para imam dengan Uskup sebagai gembala utama keuskupan. Acara ditutup dengan ramah tamah dan santap bersama sebagai ungkapan syukur atas rahmat pelayanan imamat dan persaudaraan yang terus diperbarui dalam terang Injil dan spiritualitas St. Fransiskus.

    ...
    5. Menata Arah Pelayanan Pastoral: Wawan Hati Imam dengan Uskup Agung Medan 1 April 2026

    Suasana hangat dan penuh keterbukaan mewarnai Pertemuan Wawan Hati antara Uskup Agung Medan dan para imam moderator paroki serta ketua-ketua komisi pada 1 April 2026 di CC-PPU Pematangsiantar. Sebanyak 89 imam hadir menanggapi undangan yang sesungguhnya lahir dari “bawah”, yakni kerinduan para parokus untuk dapat berbicara dari hati ke hati dengan Bapa Uskup mengenai arah dan wajah pelayanan pastoral Keuskupan Agung Medan ke depan.

    Dalam hantarannya, Bapa Uskup mengekspresikan apresiasi atas dedikasi para imam dan karya beragam komisi di tengah umat. Ia menegaskan bahwa Gereja Keuskupan tengah memasuki fase penting penataan struktur dan tata kelola pastoral, yakni memperjelas peran Kuria, Dewan Presbiteral, Dewan Pastoral Keuskupan, komisi-komisi serta meneguhkan fungsi Dewan Keuangan Paroki yang hingga kini masih belum aktif di banyak paroki. Di saat yang sama, keuskupan terus bergerak memperluas jangkauan pelayanan melalui pendirian dan pemekaran kuasi paroki baru seperti Santo Bonaventura Saran Padang dan Santo Petrus dan Paulus Pangaribuan, pemetaan ulang wilayah stasi, penguatan bina iman anak dan remaja, sinergi dengan Bimas Katolik untuk pengadaan guru agama di sekolah negeri serta penerapan aplikasi BIDUK Sakramen dan SOP sekretariat paroki demi administrasi yang lebih tertib dan profesional.

    Sesi wawan hati menjadi ruang dialog yang hidup. Para imam mengangkat beragam realitas lapangan, antara lain, administrasi sakramen dan perbedaan data, status pegawai sekretariat, pembentukan dan SK dewan-dewan paroki, pemanfaatan dana APP untuk beasiswa, pemekaran dan pemindahan stasi, hingga usulan penataan ulang jadwal Hari Pengudusan Imam dan format Wawan Hati agar lebih bercorak sharing dan correctio fraterna. Uskup menyambut masukan tersebut sambil menegaskan pentingnya koordinasi pastoral tahunan setelah tersusunnya program keuskupan serta membuka kembali ruang wawan hati personal bagi para imam yang membutuhkan pendampingan langsung. Pertemuan ini menandai langkah konkret Gereja Keuskupan Agung Medan untuk terus bertumbuh sebagai Gereja yang sinodal: berjalan bersama untuk saling mendengarkan dan bersama-sama menata pelayanan yang bertanggung jawab dan semakin kontekstual.

    ...
    6. Kunjungan ke Taman Sains Herbal dan Hortikultura Humbang Hasundutan

    1 April 2026

    Keuskupan Agung Medan, diwakili oleh RD. Sabat Nababan, menyaksikan kunjungan kerja Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan Menteri Koordinator Bidang Pangan ke Taman Sains Herebal dan Hortikultura (TSTH 2) Desa Aek Nauli I Kecamatan Pollung pada 1 April 2026. Kawasan seluas sekitar 500 ha ini sedang dikembangkan menjadi pusat riset strategis.

    Dalam pemaparannya, Direktur Del dan Prof. Sri Fatmawati menjelaskan bahwa TSTH2 ditargetkan menjadi pusat riset herbal dan hortikultura bertaraf internasional yang mendukung kemandirian benih dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Langkah-langkah yang ditempuh ialah pengembangan benih unggul, teknologi pascapanen, produk fitofarmaka dan pupuk hayati, didukung oleh pembangunan gedung riset, smart greenhouse dan inkubator. Hasil riset diarahkan hingga tahap komersialisasi, antara lain kemenyan, kopi, empon-empon, bawang putih dan kentang berkolaborasi BRIN, perguruan tinggi, pemerintah dan mitra internasional.

    Pada kesempatan ini dipresentasikan juga aplikasi JUMA AI untuk membantu dinas pertanian se-Tapanuli Raya mengumpulkan data riil komoditas, mencegah over produksi serta mendeteksi hama dan penyakit. Kunjungan diakhiri dengan peninjauan smart greenhouse pembibitan dan koleksi tanaman herbal yang disiapkan untuk mendukung peningkatan kesehatan dan ekonomi masyarakat.

    ...
    7. Syukur Atas Imamat dan Anugerah Ekaristi: Jamuan Menyongsong Triduum Paska

    2 April 2026

    Pada 2 April 2026, Bapa Uskup dan para imam Kevikepan Medan berkumpul di gedung Catholic Center untuk merayakan pesta Imamat dan pendirian Ekaristi. Dalam suasana syukur dan persaudaraan, Gereja kembali mengenangkan anugerah agung yang diberikan Kristus kepada Gereja pada malam sebelum sengsara-Nya. Kegiatan ini merayakan dua pokok, yakni Ekaristi sebagai perjamuan keselamatan dan imamat sebagai pelayanan yang menjaga agar misteri keselamatan tetap hidup di tengah umat. Dimensi ini diperdalam dengan pengenangan akan jamuan Paskah Yahudi yang melatari Perjamuan Terakhir Yesus bersama para murid.

    Melalui ritus sederhana, diberkatilah anak domba, sayuran, roti tak beragi dan anggur sebagai simbol pembebasan Israel dari perbudakan Mesir dan tanda karya keselamatan Allah dalam sejarah. Umat diajak melihat tanda-tanda ini sebagai jalan untuk memahami Ekaristi sebagai penggenapan karya keselamatan dalam diri Kristus.

    Perjamuan bersama yang sebagai akhir dari perayaan ini dihayati sebagai wujud persaudaraan dan persiapan rohani menyongsong Tri Hari Paskah untuk memasuki misteri sengsara, wafat dan kebangkitan Tuhan. Kegiatan ini mengingatkan kita bahwa Paskah bukan peristiwa masa lampau semata, melainkan misteri iman yang terus hidup dalam Gereja melalui Ekaristi dan pelayanan para imam.

    ...
    8. Gereja Bertumbuh, Umat Berjalan Bersama

    7 April 2026

    Pada 7 April 2026, pukul 20.00 WIB, senja yang beranjak malam menyelimuti Pastoran Paroki Santo Mikhael Pangururan. Dalam kehangatan yang bersahaja, Bapa Uskup Agung Medan hadir dan duduk satu meja bersama Pastor Paroki, Dewan Pastoral Paroki Harian (DPPH), Dewan Pastoral Stasi serta panitia pembangunan gereja. Tanpa seremoni berlebihan, pertemuan berlangsung dalam suasana dialog sederhana yang menyatukan hati dalam iman dan pelayanan.

    Dalam nuansa penuh syukur, panitia pembangunan Gereja Stasi Santo Paulus Saitnihuta memaparkan perkembangan pembangunan yang telah diupayakan dengan doa, kerja keras dan pengorbanan umat. Bata demi bata yang tersusun menjadi tanda kasih dan kepedulian banyak pihak, sekaligus mengungkapkan bahwa perjalanan ini belum selesai. Dukungan dana masih sangat dibutuhkan agar karya pembangunan dapat diteruskan hingga tahap penyelesaian, sebagai undangan bagi seluruh umat untuk terus berjalan bersama.

    Pertemuan ini menjadi ruang perjumpaan yang hening namun berdaya: gembala dan umat saling mendengarkan, berbagi harapan dan mencari jalan bersama demi terwujudnya rumah doa di tengah umat. Di balik rangka dan dinding gereja yang sedang dibangun, tumbuh pula persekutuan yang hidup dalam harapan, persaudaraan dan kesetiaan kepada Kristus. Di sanalah Gereja sejati bertumbuh, bukan hanya dalam megahnya bangunan, melainkan dalam hati umat yang saling meneguhkan dalam iman dan kasih. Mari berjalan bersama untuk saling mendengarkan, meneguhkan dan mewartakan.

    ...
    9. Tata Kelola Dana Pensiun KWI: Tanggung Jawab Ekonomis dan Gerejani

    10 April 2026

    Pada 10 April 2026, pertemuan Mitra Pendiri Dana Pensiun KWI wilayah Keuskupan Agung Medan berlangsung di Gedung Catholic Center Medan dalam suasana penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan. Momen penting ini hendak menegaskan arah pengelolaan dana pensiun, khususnya dalam proses perubahan dari Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) menuju Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP).

    Suasana yang serius dan konstruktif mewarnai pemaparan mengenai dinamika perubahan tersebut serta berbagai konsekuensi yang perlu ditimbang secara matang. Pembahasan juga menyentuh aspek-aspek teknis yang krusial, seperti ketentuan perhitungan aktuaria dan opsi-opsi penyelesaian terkait piutang iuran tambahan. Semua ini menunjukkan perhatian Gereja terhadap fondasi yang kokoh, yakni pengelolaan yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada keberlanjutan.

    Langkah-langkah administratif yang dirumuskan dalam pertemuan ini memperlihatkan dimensi ekonomis yang dijalankan dalam kerangka perwujudan nilai gerejani, yakni merawat kesejahteraan para pelayan Gereja kini dan kelak. Dalam semangat sinodalitas untuk mendengarkan, berdiskusi dan mengambil keputusan bersama Gereja berkomitmen menghadirkan tata kelola yang bijaksana, agar pengharapan tetap terjaga dan kebaikan bersama terus dirawat secara nyata.

    10. Pemberkatan Pastoran Paroki Simalingkar B - Gereja yang Hidup dan Melayani

    12 April 2026

    Pada 12 April 2026, Bapa Uskup Agung Medan memimpin pemberkatan Pastoran Paroki Santo Fransiskus Xaverius Simalingkar B. Kegiatan ini menandai selesainya pembangunan sekaligus menjadi tanda nyata kehadiran Gereja yang hidup dan melayani di tengah umat. Pada kesempatan tersebut, Bapa Uskup menerima dan meneguhkan laporan pertanggungjawaban panitia pembangunan sebagai wujud karya bersama yang lahir dari iman, pengorbanan dan semangat gotong royong. Penyerahan dokumen dan kunci kepada Pastor Paroki menjadi penanda dimulainya babak baru, yakni pastoran sebagai rumah pelayanan tempat gembala tinggal dan mendampingi umat. Perayaan ini menjadi saat sukacita karena Bapa Uskup secara resmi mempromulgasikan kenaikan status Kuasi Paroki menjadi Paroki Santo Fransiskus Xaverius Simalingkar B.

    Pembukaan pintu pastoran diharapkan menjadi awal harapan pelayanan yang semakin dekat, hangat dan penuh kasih; tempat doa, kekuatan rohani serta pelayanan yang tulus bagi umat Allah. Setelah doa sesudah komuni, perayaan dilanjutkan dengan perarakan menuju Taman Doa Maria Ratu. Dalam doa pemberkatan, Bapa Uskup memohon agar taman doa tersebut menjadi tempat umat dikuatkan dalam iman, diteguhkan dalam harapan dan dipenuhi kasih serta kerendahan hati.

    Melalui kehadiran Taman Doa Maria Ratu, umat diharapkan semakin mampu menghadapi suka dan duka serta dipanggil menjadi pembawa damai dan pelaku keadilan, sehingga perjalanan hidup berujung pada kepenuhan dalam Kerajaan Allah melalui pengantaraan Kristus, Tuhan kita.

    11. Tim Kolaboratif Kanselarius KAM: Langkah Baru Pelayanan Administrasi yang Sinodal

    14 April 2026

    Pada 14 April 2026, di Ruang Rapat Lantai 2 Gedung CC Medan diselenggarakan Pertemuan Perdana Tim Kolaboratif Kanselarius Keuskupan Agung Medan. Pertemuan ini dipimpin oleh Kanselarius KAM, RP. Adrianus Sembiring, OFMCap, sebagai Ketua Tim. Tim ini beranggotakan para profesional dari beragam latar belakang, yakni Samuel Surbakti, Sr. Melania Siringoringo FSE, Dr. Aryanto Tinambunan, Dr. Relita Buaton, ST., M.Kom, Florensia Tobing, Evanson Sihotang, Prof. Dr. Kimberly Febrina Kodrat, M.S., M.Kes., MT dan Fictroy Modestus Rumahorbo, S.S.I. Komposisi lintas bidang tersebut mencerminkan semangat kolaborasi yang kuat untuk mendukung pelayanan keuskupan.

    Pembentukan Tim Kolaboratif Kanselarius KAM merupakan perwujudan konkret Gereja yang bersinodal: berjalan bersama untuk mendengarkan, meneguhkan dan mewartakan. Pertemuan perdana ini menjadi langkah awal membangun sinergi demi pelayanan sekretariat yang lebih tertata, efektif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Pokok utama yang dibahas mencakup rencana pengembangan sistem e-office dan penataan arsip berbasis Dewey Decimal Classification (DDC). Keduanya menjadi bagian dari upaya transformasi pelayanan administrasi di lingkungan Keuskupan Agung Medan. Seluruh anggota tim menyatakan komitmen dan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Mereka siap berkontribusi sesuai dengan kompetensi masing-masing demi pelayanan Gereja yang semakin profesional untuk hadir sebagai garam dan terang dunia.

    12. Mengenang Jasa, Meneruskan Pengabdian: Ziarah ke Makam Pahlawan

    15 April 2026

    Pada 15 April 2026, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengadakan ziarah ke Makam Pahlawan di Jalan Sisingamangaraja, Medan dalam rangka memperingati HUT Provinsi Sumatera Utara yang ke-78. Seluruh unsur Pemerintah Provinsi Sumatera Utara baik eksekutif, legislatif maupun yudikatif serta TNI–Polri dan berbagai lembaga lainnya berpartisipasi dalam ziarah ini. Keuskupan Agung Medan turut ambil bagian dalam perayaan ini melalui kehadiran RD Gundo Saragih, bersama wakil dari gereja-gereja Protestan yang tergabung dalam PGI Wilayah Medan. Kehadiran tokoh-tokoh Gereja di tengah acara resmi pemerintah ini menegaskan komitmen bersama untuk membangun Sumatera Utara dalam semangat persatuan dan kebersamaan lintas lembaga dan agama.

    Ziarah dipimpin oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution. Rangkaian acara meliputi penghormatan kepada para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, doa serta penaburan bunga di beberapa makam pahlawan. Dalam suasana hening dan khidmat para peserta diajak merenungkan kembali nilai-nilai perjuangan, pengorbanan dan cinta tanah air yang telah diwariskan para pendahulu. Melalui ziarah ini diharapkan jasa dan pengabdian para pahlawan yang telah berkontribusi bagi Provinsi Sumatera Utara tidak hanya dikenang, tetapi juga diwujudkan kembali dalam karya nyata. Semoga semangat para pahlawan menginspirasi seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun Sumatera Utara yang lebih adil, sejahtera dan bermartabat.

    13. Standarisasi Tata Kelola Pelayanan: Pentingya SOP Unit dan Komisi

    15 April 2026

    Pada 15 April 2026 unit dan Komisi-Komisi Keuskupan Agung Medan mengadakan rapat penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP). Rapat dipimpin oleh RP. Adrianus Sembiring OFMCap selaku Kanselarius KAM. Rapat menekankan bahwa SOP diperlukan agar cara kerja antar komisi dan unit menjadi lebih seragam, tertib dan jelas. SOP juga dipandang penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memudahkan koordinasi serta membuat setiap kegiatan memiliki catatan dan dasar kerja yang rapi. SOP adalah kebutuhan yang mendesak agar pelayanan berjalan lebih baik dan berkelanjutan.

    Rapat menyepakati bahwa penyusunan SOP akan mengacu pada peraturan yang berlaku, sekaligus menyesuaikan dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing unit dan komisi. Peserta juga membahas perlunya pengaturan mekanisme kerja antar komisi agar alur koordinasi tidak berjalan sendiri-sendiri. Selain isi SOP, rapat turut menentukan format dokumen dan bagian-bagian yang harus ada di setiap SOP, misalnya tujuan, ruang lingkup, pihak terkait, prosedur kerja, hingga ketentuan pengesahan. Sebagai contoh, dipaparkan praktik SOP pengelolaan surat masuk.

    Terkait pelaksanaan, rapat mengacu pada timeline penyusunan hingga finalisasi. Meski sempat ada usulan penyesuaian jadwal, timeline tetap dipertahankan untuk menjaga konsistensi. Jika ada kendala, unit/komisi diminta berkoordinasi dengan penanggung jawab SOP, Sr. Melania Siringoringo FSE.

    Sampai jumpa dalam aktualita KAM selanjutnya.

    RP. Adrianus Sembiring OFMCap
    Kanselarius Keuskupan Agung Medan

    RELATED ARTICLES

    KARYA PENDIDIKAN

    JADWAL USKUP & VIKJEN

    KALENDER LITURGI