Sarasehan Liturgi di Aula Katedral

24

Pada hari Jumat, 14 Agustus 2015, bertempat di aula katedral diadakan Sarasehan Liturgi bersama para Imam, kaum religius. Sarasehan sendiri dilaksananakan dalam rangka Road Show Majalah Liturgi KWI ke Keuskupan Agung Medan. Ada 100 orang lebih peserta yang hadir. Ada dua tema yang didalami, yakni hakekat liturgi Katolik dan peranan Musik Liturgi. Liturgi Gereja Katolik adalah salah satu identitas Gereja katolik. Di dalamnya ada aturan dan sikap. Semua umat Katolik diminta untuk ambil bagian dan berpartisipasi di dalamya. Liturgi itu sendiri adalah sebuah seni yang indah. Keindahannya nampak dan terasa juga dari segi musik. Peranan musik dalam liturgi sangat kuat. Karena itu perlu dibedakan mana musik yang liturgis dan mana tidak. Sumber musik liturgi teristima nyanyian ialah Kitab Suci, Teks Liturgis dan magisterium Gereja. Sebagai pembicara dalam sarasehan itu ialah Rm. Bosco da Cunha, OCarm, Sekretaris Eksekutif Komlit KWI, dan juga Bp. Petrus Somba, bagian Musik Liturgi Komlit KWI.
Sarasehan berlangsung cukup alot dan menarik. Para suster, frater pastor dan juga narasumber cukup antusias. Vikep Medan Katedral RD Sebastian Eko, mmengungkapkan rasa kegembiraan dan harapannya  dengan acara ini. Acara ini juga dilihat sebagai kesempatan untuk mengisi Tahun Hidup Bakti di Keuskupan Agung Medan secara khusus di wilayah Medan. Ke depan, kiranya pertemuan yang sama juga akan bisa dilaksanakan, demi kemajuan bersama khususnya dalam hal liturgi. Acara sarasehan ditutup dengan makan bersama. (Komlit KAM)