RIP RD. Dr. Frietz Tambunan

106

RD. Frietz Rusbert Tambunan adalah anak ke-3 dari 10 bersaudara, 5 laki-laki dan 5 perempuan. Ayahnya bernama Guru Mangaraja Soambaton Tambunan dan Ibunya Hentiraja Boru Pakpahan. Dari tengah tengah keluarga, ada juga seorang Putri yang menjadi seorang Biarawati yakni Sr. Agnes Tambunan, FCJM. RD. Frietz masuk seminari Menengah Pematangsiantar, 1971-1073. Menerima Tahbisan Diakon, 24 Agustus 1986, di Gereja St.Yosef, Delitua dan Tahbisan Imam, 22 Januari 1989, di Gereja St. Paulus Pasar Merah, Medan.

Pada tanggal, 28 April 2020, Saat sedang rapat online, RD. Frietz merasakan pusing dan tidak dapat melanjutkan rapat. Sehingga untuk penanganan, RD.Frietz dibawa dan dirawat di RS Materna dan berdasarkan hasil pemeriksaan medis, beliau terkena serangan Stroke hemoragik, yaitu terjadinya pendarahan karena pecahnya pembuluh darah di otak.

Demi penanganan lanjut yang lebih pastor, pada tanggal 05 Mei 2020, RD. Frietz dipindahkan ke RS. Elisabeth, Medan. Dan dari rumah sakit tersebut, hasil diagnosa yang keluar adalah sama dengan rumah sakit terdahulu. Dikarenakan kondisi RD. Frietz yang sangat kritis dan untuk mencegah meluasnya wilayah otak yang terkena pendarahan, pada tanggal 08 Mei 2020, dari hasil pembicaraan pihak Keuskupan Agung Medan dan tim dokter RS. Elisabeth memutuskan bahwa harus segera diadakan operasi. Hal ini tentunya untuk membersihkan pendarahan di otak. Namun operasi baru dapat dilakukan dengan memantau kesiapan kondisi fisik beliau.

Operasi pertama belum menunjukkan hasil seperti diharapkan, RD. Frietz masih harus menggunakan ventilator, tekanan darah labil dan cenderung naik sehingga memicu pendarahan otak kembali terjadi. Sehingga pada tanggal 11 Mei 2020, setelah pembicaraan kembali antara pihak Keuskupan Agung Medan dan tim dokter RS Elisabeth, operasi harus dilakukan kembali.

Namun pada tanggal 12 Mei 2020, kondisi RD. Frietz masih tidak stabil dan menjelang pukul 08.00 Wib pagi, keadaan beliau memburuk dan kurang lebih sejam kemudian mulai masuk situasi kritis. Setelah mendapatkan tindakan medis untuk situasi kritis untuk beberapa lama, situasi fisik beliau tidak bisa lagi membaik dan akhirnya pada pukul 09.45 wib, beliau menghembuskan nafas terakhirnya di RS Elisabeth Medan. RIP RD. Frietz Rusbert Tambunan. /admin/