Headline

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
banner
banner
banner
banner

Paroki Baru

Sabtu 29 Oktober 2016 Pada hari ini Keuskupan Agung Medan menambahkan sejaran penting dalam perjalanannya karena: 1. Pada Hari ini adalah hari Penetapan Kuasi Paroki St. Yohanes Paulus II menjadi…

Agenda Bapak Uskup

Hari ini Bapak Uskup Mgr. Anicetus B. Sinaga di Tiga Dolok.  Bapak Uskup memberkati gedung sekolah yang dikelola oleh Suster FCJM.  Kemudian Bapak Uskup juga akan memimpin upacara pendedikasian kapel…

Maria yang Berdukacita

Peringatan Santa Perawan Maria Berdukacita Hari ini Gereja sungguh berbahagia karena Bunda Maria ada selalu bersamanya. Bunda Maria memberikan pengajaran iman yang benar untuk dapat sampai kepada Allah melalui Yesus…

Jadwal Bapa Uskup dan Vikjen

Keuskupan Agung Medan | Archdioce of Medan

Petunjuk Pemakaian Mitra dan Tongkat Uskup

Oleh Admin KAM

Seorang pendamping misdinar Paroki sering mengalami kewalahan manakala sebuah perayan Agung dipimpin oleh Uskup. Kewalahan yang dialami ialah: kapan seorang uskup pemimpin perayaan (presiden) memakai dan melepaskan Mitranya. Dan kapan pula tongkat dipegang atau dilepas? Memang seorang pelatih misdirnar (pelayan altar) mesti memahami moment itu. Untuk membantu para pelatih misdinar atau juga para misdinar, di sini ada panduan yang bisa dipakai. Sumber: Buku Lokakarya Nasional Caeremoniarius, Jakarta 2-4 Juli 2015.

Selanjutnya...

 

Kefansi Mendalami Ensiklik Laudato Si

Oleh Admin KAM

Sebanyak 200 orang keluarga Fransiskan yang tergabung dalam Keluarga Fransiskan se-Siantar Sekitarnya (KEFANSI) mengikuti Seminar atas Ensiklik Paus Fransiskus Laudato Si. Seminar yang berdurasi 2,5 jam itu dilakukan di Aula Biara Susteran KSFL Desa Bane. Tampil sebagai pemakalah ialah RP. Richard Sinaga OFMCap.
Seminar ini diadakan dalam rangka persiapan Pesta Santo Fransiskus yang jatuh pada tanggal 04 Oktober. Laudato Si merupakan salah satu Ensiklik (Surat Gembala)  Paus Fransiskus, tentang Perawatan Rumah Kita Bersama.

Selanjutnya...

 

Penjelasan tentang Pengumuman

Oleh Admin KAM

Sejak awal sejarah sampai sekarang, pengumuman bukan merupakan bagian yang harus ada dalam perayaan liturgi. Karena itu Pedoman Umum Misale Romawi no. 166 mencatat, “Pengumuman untuk umat, kalau ada, dibacakan sesudah doa komuni”. Pernah terjadi pengumuman ditempatkan sebelum perayaan dimulai, sesudah bacaan Injil atau sesudah homili bahkan sesudah perayaan selesai. Sekarang pengumuman itu umumnya ditempatkan pada ritus penutup (sesudah doa komuni-bila dalam Perayaan Ekaristi-, atau sesudah doa penutup –bila dalam Perayaan Sabda Minggu). Ada pendapat bahwa pengumuman itu bukan hanya sekedar bacaan informasi-informasi baru melainkan pemberian tugas kepada umat apa yang harus dikerjakan dalam minggu ini.

Menurut Pedoman Umum Misale Romawi, no. 184 pengumuman dibacakan oleh diakon kecuali kalau imam sendiri ingin melakukan hal itu. Situasi nyata seperti Keuskupan Agung Medan pengumuman itu biasanya disampaikan oleh porhanger atau seorang lain yang ditugaskan untuk itu. Pengumuman bukan disampaikan dari mimbar sabda melainkan dari tempat khusus, misalnya dari tempat dirigen.

Selanjutnya...

 

Halaman 4 dari 13

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • Kalender Liturgi

  • Saran Nyanyian TPE/TPS

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini126
mod_vvisit_counterKemarin693
mod_vvisit_counterMinggu Ini126
mod_vvisit_counterMinggu lalu4031
mod_vvisit_counterBulan ini12518
mod_vvisit_counterBulan lalu12588
mod_vvisit_counterTotal502797