Headline

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
banner
banner
banner
banner

Paroki Baru

Sabtu 29 Oktober 2016 Pada hari ini Keuskupan Agung Medan menambahkan sejaran penting dalam perjalanannya karena: 1. Pada Hari ini adalah hari Penetapan Kuasi Paroki St. Yohanes Paulus II menjadi…

Agenda Bapak Uskup

Hari ini Bapak Uskup Mgr. Anicetus B. Sinaga di Tiga Dolok.  Bapak Uskup memberkati gedung sekolah yang dikelola oleh Suster FCJM.  Kemudian Bapak Uskup juga akan memimpin upacara pendedikasian kapel…

Maria yang Berdukacita

Peringatan Santa Perawan Maria Berdukacita Hari ini Gereja sungguh berbahagia karena Bunda Maria ada selalu bersamanya. Bunda Maria memberikan pengajaran iman yang benar untuk dapat sampai kepada Allah melalui Yesus…

Jadwal Bapa Uskup dan Vikjen

Mengampuni

Gereja Katolik mengampuni..

Sepekan sesudah kejadian percobaan bom bunuh diri di gereja Katolik, Stasi St. Yosef, jalan Dr. Mansyur, Medan, orangtua kandung dari pelaku berjumpa dengan Uskup Agung Medan di Kuria Keuskupan Agung Medan, tepatnya pada tanggal 5 September 2016. Kedua orangtua didampingi beberapa penasehat hukum.

Pertemuan penuh persaudaraan ini berlangsung sekitar 30 menit. Kedua orangtua pelaku secara bergantian menyatakan permohonan maaf mereka sebagai keluarga yang gagal mengawasi dan mendidik anak mereka sehingga terjerumus dalam pengaruh buruk perkembangan tekhnologi. Mereka hadir sebagai wakil anak mereka yang sedang dalam proses hukum untuk menyatakan maaf atas kejadian yang sungguh mencemaskan ini. Disampaikan oleh kedua orangtua ini, bahwa mereka sekarang sangat tertekand dan malu atas kejadian yang dilakukan oleh anak kandung mereka sendiri. Orangtua ini berkata bahwa mereka tak pernah merencanakan tindakan buruk ini apalagi merusakan kerukunan beragama di wilayah kota Medan ini.

Uskup Agung Medan, Mgr. Anicetus B. Sinaga, pertama-tama mengucapkan terimakasih atas niat baik keluarga untuk datang menyampaikan permohonan maaf ini. Uskup Agung atas nama umat Katolik Keuskupan dan atas nama Pastor Albert Pandiangan dan umat stasi St. Yosef, jalan Dr. Mansyur, menerima permohonan maaf ini dan memberi ampun atas tindakan yang terjadi ini. Kita sebagai orangtua, bersama-sama bertanggungjawab untuk seluruh anak-anak kita. Maka anak ini adalah anak kita bersama. Sebagaimana diajarkan oleh Yesus dalam Injil tentang saling mengampuni, demikian umat Katolik juga mengampuni perbuatan anak ini. Tetapi sebagai warga negara yang hidup di negara yang menjungjung tinggi kesamaan di hadapan hukum, maka marilah kita menghormati proses hukum yang sudah berjalan. Proses hukum adalah salah satu kesempatan untuk mendidik pelaku ini untuk disadarkan akan kesalahan yang sudah dilakukannya. Maka Uskup dengan terang meminta agar semua keluarga dan para penasehat hukum menghormati proses hukum yang sudah berjalan demi kebaikan kita semua.

Pertemuan ini diakhiri dengan jabat tangan dan foto bersama.


Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • Kalender Liturgi

  • Saran Nyanyian TPE/TPS

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini42
mod_vvisit_counterKemarin693
mod_vvisit_counterMinggu Ini42
mod_vvisit_counterMinggu lalu4031
mod_vvisit_counterBulan ini12434
mod_vvisit_counterBulan lalu12588
mod_vvisit_counterTotal502713