Petunjuk Pemakaian Mitra dan Tongkat Uskup

Seorang pendamping misdinar Paroki sering mengalami kewalahan manakala sebuah perayan Agung dipimpin oleh Uskup. Kewalahan yang dialami ialah: kapan seorang uskup pemimpin perayaan (presiden) memakai dan melepaskan Mitranya. Dan kapan pula tongkat dipegang atau dilepas? Memang seorang pelatih misdirnar (pelayan altar) mesti memahami moment itu. Untuk membantu para pelatih misdinar atau juga para misdinar, di sini ada panduan yang bisa dipakai. Sumber: Buku Lokakarya Nasional Caeremoniarius, Jakarta 2-4 Juli 2015.

 

 

 

 

 

Keterangan tabel:

P- Pasang Mitra/Pegang Tongkat

L- Lepas Mitra/Serahkan Tongkat

Bagian

Mitra

Tongkat

Prosesi Masuk

P - Sakristi

L - Sesampainya di Panti Imam

P - Sakristi

L - Sesampainya di Panti Imam

Ritus Pembuka

L

L

Lit Sabda - Bacaan I & II

P - Setelah duduk

L

Lit Sabda - Bacaan Injil

L - sebelum berdiri (setelah memberkati Diakon/Imam pembaca Injil)

P - Setelah memberi tanda salib pada dahi, bibir dan dada; tongkat dipegang dengan kedua tangan

Lit Sabda - Homili (Uskup menyampaikan homili dengan duduk)

P - Setelah duduk (sebelum mulai homili)

P (Opsional, boleh juga Homili tanpa pegang tongkat)

Lit Sabda - Credo

L - Sebelum berdiri (sebelum mulai Credo)

L - Sebelum berdiri (sebelum mulai Credo)

Lit Sabda - doa Umat

L

L

Lit Ekaristi - Persembahan Uskup duduk, sampai saat menerima persembahan bila ada prosesi atau sampai Altar selesai disiapkan Diakon)

P - setelah duduk (dikenakan saat duduk dan berdiri untuk menerima persembahan bila ada)

L

Lit Ekaristi - di Altar

L - sesampainya di Altar

L

Lit Ekaristi - Komuni

L

L

Lit Ekaristi - Doa sesudah komuni

L

L

Ritus penutup

P - Setelah selesai doa sesudah komuni, sesaat sebelum menyampaikan salam “Tuhan bersamamu”

P - Setelah selesai membaca rumusan awal berkat, sesaat sebelum memberi berkat

Prosesi keluar

L - Sesampainya di sakristi

L - sesampainya di sakristi

Catatan: dalam Misa, Pileola/Zucchetto/Solideo hanya dilepas sesaat sebelum Prefasi dimulai dan dikenakan kembali saat uskup duduk setelah komuni selesai, saat sudah tidak ada lagi sakramen Mahakudus di Altar.

Semoga bermanfaat dan membuat perayaan kita semakin agung dan meriah.  Salam sukacita (ES)

 

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • Kalender Liturgi

  • Saran Nyanyian TPE/TPS

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini495
mod_vvisit_counterKemarin372
mod_vvisit_counterMinggu Ini495
mod_vvisit_counterMinggu lalu2586
mod_vvisit_counterBulan ini8890
mod_vvisit_counterBulan lalu14980
mod_vvisit_counterTotal486581