Berbagai Nama untuk Ekaristi dan Maknanya

Banyak istilah yang dipakai untuk menyebut Ekaristi. Ada yang mengungkapkan inti makna Ekaristi, ada yang hanya mengungkapkan salah satu aspek tambahan. Tetapi sekurang-kurangnya mengungkapkan apa yang dilakukan Allah dan apa yang dialami umat beriman. Nama-nama itu adalah:

Ekaristi (Didachè 910.14): Syukur. Nama paling populer di Timur dan Barat. Pertama-tama adalah syukur Yesus Kristus (bdk. IGMR 2). Kita ambilbagian dalam syukur pujian-Nya.


Perjamuan Tuhan (1 Kor 11, 9). Adalah perayaan Tuhan kita, yang di dalamnya Tuhan memberi diri-Nya (Tubuh dan Darah-Nya) sebagai makanan dan minuman untuk hidup kita (bdk. IGMR 2 dan 27). Kita ambilbagian secara aktif dalam perjamuan ini sebagai murid yang setia meski mempunyai kelemahan, dengan memakai pakaian pesta (hati yang ikhlas) dan bukan sebagai pengkhianat seperi Yudas, atau tanpa pakaian pesta.

Oblatio = Sacrificium (Latin) – Kurbons (Syria) = Prophora (Yunani): persembahan, kurban, pemberian, penyerahan sebagian dari hasi karya sebagai tanda pemberi diri (IGMR 2, SC 47, LG 3, PO 2,4,5). Ekaristi merupakan perayaan penyerahan diri Tuhan, persembahan-kurban seluruh diri-Nya yang di dalamnya umat beriman ambilbagian atau menyatukan persembahan.

Pemecahan Roti (IGMR 83, Kis 2, 42, 1 Kor 10, 17). Ekaristi adalah satu kegiatan memberi dan menerima, saling membagi, solider demi persatuan. Kita mencontohi tindakan Yesus: memecahkan roti dan membagi-bagikannya.

Dominicum (di Afrika dan Roma). Hari Minggu, hari Tuhan adalah hari perayaan Ekaristi, lalu hari Minggu disamakan dengan perayaan Ekaristi. Nama ini menyatakan bahwa Ekaristi adalah kenangan akan peristiwa Paska: kematian dan kebangkitan Tuhan (bdk. IGMR 2).

Anafora (Yunani): Doa Syukur. Nama ini mengingatkan bagian inti dari perayaan ini yaitu Doa Syukur Agung, yang adalah Doa Syukur Yesus Kristus, sebagai kepada Gereja (umat beriman).

Collecta (Afrika) = Synaxis (Yunani dan Gereja Barat lain) berarti pertemuan suci, persekutuan kudus. Bukan satu pertemuan biasa antara manusia. Tuhan yang kudus hadir dan menguduskan serta mempersatukan.

Missa (Barat) = diutus untuk memberi kesaksian. Tuhan mengutus kita untuk memberi kesaksian (bdk. IGMR 28). Sampai hari ini istilah misa masih (sering) dipakai untuk perayaan Ekaristi. Pemakaian istilah misa yang paling tua untuk menunjuk Ekaristi tampaknya ditemukan dalam sebuah surat Ambrosius dari Milano tahun 386. Misa berasal dari kata Latin: missa-missio-dimissio yang berarti telah berakhir dan karenanya siap untuk diutus. Istilah ini adalah potongan kalimat dari akhir ekaristi, Ite, missa est. Untuk menunjuk buku yang dipakai untuk misa dikenal istilah missale, kita menyebutnya “buku misa”, dan kini dalam bahasa Latin disebut Missale Romanum, buku berisi teks-teks yang dipakai untuk perayaan Ekaristi gaya Romawi. Misa (Barat) mau menekankan aspek pengutusan untuk memberi kesaksian. Tuhan mengutus kita untuk memberi kesaksian.

Pemakaian pelbagai nama untuk Ekaristi memperlihatkan bahwa hakikat dari perayaan Ekaristi sebetulnya amat dalam dan sarat makna. Setiap nama dapat mengungkapkan sebagian dari misteri Ekaristi atau menekankan salah satu aspeknya, namun tidak dapat mencakup seluruh hakikatnya. Salam sukacita (ES)

 

Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
  • Kalender Liturgi

  • Saran Nyanyian TPE/TPS

Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini78
mod_vvisit_counterKemarin552
mod_vvisit_counterMinggu Ini1560
mod_vvisit_counterMinggu lalu5201
mod_vvisit_counterBulan ini19746
mod_vvisit_counterBulan lalu23001
mod_vvisit_counterTotal423804